Pj Sekda Kalbar Ikuti Rapat Koordinasi Pengamanan Imlek 2576 dan Cap Go Meh 2025
Pj Sekda Kalbar M Bari Saat Menghadiri Rapat Koordinasi Pengamanan Imlek 2576 dan Cap Go Meh 2025. (Adpim Kalbar)
KATAKALBAR – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Mohammad Bari, hadir dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral untuk Pengamanan Perayaan Imlek 2576 dan Cap Go Meh 2025 yang diadakan di Ruang Graha Khatulistiwa Polda Kalbar pada Senin (22/1/2025).
Pada kesempatan tersebut, Pj Sekda menegaskan pentingnya keberagaman Indonesia sebagai negara multikultural yang terdiri dari berbagai etnis, agama, dan budaya.
Keberagaman ini, menurutnya, merupakan bagian dari identitas nasional yang membedakan Indonesia dengan negara lain, sekaligus menjadi kekayaan yang membuat negara ini lebih menarik dan indah.
“Keberagaman etnis di Kalimantan Barat merupakan kebanggaan kita bersama. Masyarakat Kalimantan Barat dapat hidup harmonis meskipun memiliki latar belakang yang beragam,” kata Mohammad Bari.
Pj Sekda juga mengungkapkan bahwa setiap tahun masyarakat Kalimantan Barat merayakan berbagai perayaan, baik yang bersifat budaya, keagamaan, maupun nasional.
Salah satunya adalah Perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh. Pada 2025, perayaan Imlek 2576 dan Cap Go Meh diperkirakan akan berlangsung mulai 29 Januari dan dirayakan selama 15 hari dengan tradisi yang beragam.
Mohammad Bari mengingatkan pentingnya peran serta seluruh pihak terkait untuk menjamin kelancaran dan keamanan selama perayaan tersebut.
Beberapa hal yang perlu dipersiapkan, antara lain adalah pengamanan, pelayanan kesehatan, transportasi, akomodasi yang ramah, distribusi bahan pokok, pengelolaan sampah, dan mitigasi bencana.
“Mari bersama-sama memastikan agar seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan aman. Kolaborasi antar sektor sangat penting untuk kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Pj Sekda juga menyampaikan bahwa perayaan Imlek dan Cap Go Meh bukan hanya sebagai perayaan budaya, tetapi juga merupakan peluang besar untuk menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian Kalimantan Barat.
“Perayaan ini berpotensi menjadi aset berharga bagi pengembangan pariwisata di Kalimantan Barat, yang dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah,” tambahnya.
Di akhir pidatonya, Pj Sekda mengajak masyarakat Kalimantan Barat untuk bersama-sama menjaga kelancaran perayaan Imlek 2025 dengan memastikan keamanan dan kebersamaan dalam keberagaman.
“Kita harus terus menjaga keberagaman ini agar dapat membawa kedamaian dan kemajuan. Mari kita pertahankan semangat kebersamaan demi Kalimantan Barat yang lebih maju,” tutup Mohammad Bari.
