“Maka bagi OPD-OPD yang masih harus terus meningkatkan kualitas dan kinerjanya, saya berharap 2025 ini untuk terus membangun kinerja dengan semangat. Harapan kita, tahun 2025 ini lebih baik dan lebih sukses. Saya meminta agar kinerja di tahun 2025 tidak hanya dilihat dari sisi realisasi anggaran, tetapi juga dari dampak nyata,” tegasnya.
Mohammad Bari juga mengingatkan pentingnya menyesuaikan kebijakan daerah dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Ia mengajak seluruh jajaran untuk mendukung kebijakan prioritas pemerintah pusat yang benar-benar berdampak pada masyarakat, terutama di sektor ketahanan pangan, infrastruktur, dan ekonomi.
“Dalam layanan publik maupun program-program yang menyentuh masyarakat juga harus terus dimaksimalkan. Beberapa program prioritas pembangunan yang harus diwujudkan tahun 2025 ini adalah peningkatan kualitas pelayanan publik, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur,” lanjut Bari.
Ia juga menyoroti pengembangan ekonomi daerah berbasis potensi lokal serta penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel sebagai fokus utama.
Menutup arahannya, Bari menegaskan pentingnya disiplin dan kinerja sebagai pilar utama keberhasilan.
“Disiplin adalah fondasi utama dalam bekerja. Tanpa kedisiplinan, sulit bagi kita untuk mencapai hasil yang maksimal. Disiplin bukan hanya tentang kehadiran tepat waktu, tetapi juga bagaimana kita menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” ungkapnya.
Pj Sekda juga mengapresiasi penyusunan APBD 2025 yang selesai tepat waktu, menandai langkah awal yang positif untuk tahun ini.
Ia mengimbau agar program kegiatan disiapkan secara matang, konkret, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.