Wamen Dikti Tinjau Calon Lokasi Sekolah Garuda di Mempawah, Dorong Pemerataan Akses Pendidikan Sains dan Teknologi
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie saat meninjau calon lokasi Sekolah Garuda di Dusun Monton Desa Antibar, Kabupaten Mempawah, Kalbar/Dok. Istimewa
KATAKALBAR – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Stella Christie, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, pada Rabu (10/9/2025).
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau calon lokasi pembangunan Sekolah Garuda, bagian dari program nasional untuk mempercepat akses pendidikan berkualitas di bidang sains dan teknologi.
Dalam tinjauan tersebut, Stella mendatangi tiga titik strategis yang sedang dipertimbangkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Garuda, yakni Desa Antibar, SMK 3 Jalan Djohansyah Bakri, serta Kelurahan Pasir Wan Salim di Kecamatan Mempawah Timur.
“Program Sekolah Garuda dirancang untuk membuka akses pendidikan unggulan, khususnya bagi siswa-siswi dari wilayah yang selama ini kurang terjangkau, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya pendidikan,” ujar Stella di sela kunjungannya.
Sekolah Garuda merupakan bagian dari program prioritas nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan percepatan pembangunan pendidikan berbasis teknologi di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta daerah yang mengalami ketimpangan akses pendidikan sains.
Empat Sekolah Pertama Rampung Juni 2026
Stella menyampaikan, pemerintah telah menetapkan empat lokasi pembangunan tahap awal Sekolah Garuda yang saat ini tengah berjalan di NTT, Belitung Utara, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Utara. Keempat sekolah tersebut ditargetkan rampung pada Juni 2026, dan mulai menerima siswa pada tahun ajaran 2026–2027.
Adapun secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan 20 Sekolah Garuda hingga tahun 2029, sebagai bagian dari upaya jangka panjang meningkatkan daya saing generasi muda Indonesia di bidang sains dan teknologi global.
“Pemerataan akses pendidikan sains adalah kunci untuk masa depan Indonesia. Kita ingin setiap anak, tak peduli latar belakang geografisnya, memiliki peluang yang sama untuk belajar dan berkembang,” tegas Stella.
Kehadiran Stella di Mempawah juga disambut antusias oleh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat lokal, yang berharap wilayah mereka terpilih sebagai lokasi pembangunan Sekolah Garuda berikutnya.
