April 14, 2026

Pencak Silat jadi Spirit Menuju Indonesia Emas

0
WhatsApp Image 2025-09-29 at 17.15.08

Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Grand Prix Piala Gubernur Kalbar Tahun 2025/Dok. Adpim Prov Kalbar

KATAKALBAR – Pencak silat bukan hanya seni bela diri tradisional, tetapi juga cerminan nilai dan karakter bangsa yang relevan dengan visi Indonesia Emas 2045. Hal ini ditegaskan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, saat membuka Kejuaraan Pencak Silat Grand Prix Piala Gubernur Kalbar Tahun 2025 di Pontianak, Sabtu (27/9/2025) malam.

Dalam sambutannya, Norsan menekankan bahwa pencak silat memiliki empat dimensi penting yang saling melengkapi yakni mental spiritual, seni budaya, bela diri, dan olahraga. Ia menyebut silat sebagai medium pembentukan karakter, kesehatan, sekaligus alat pemersatu bangsa.

“Sebagai jati diri bangsa, pencak silat sudah sepatutnya dikenalkan dan diajarkan kepada masyarakat luas, bahkan sejak usia dini, karena tujuan utama yaitu untuk kesehatan, rekreasi, dan prestasi,” ujar Norsan.

https://katakalbar.id/alexander-wilyo-resmi-nakhodai-ipsi-kalbar/

Tak lupa, Gubernur menyampaikan apresiasinya atas pencapaian atlet-atlet silat Kalbar yang terus menunjukkan kemajuan. Ia menyoroti keberhasilan kontingen pencak silat dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII 2025 di Nusa Tenggara Barat, di mana Kalbar berhasil membawa pulang satu medali emas dan enam perak di kategori seni budaya.

“Capaian ini membuktikan bahwa pencak silat Kalbar memiliki potensi besar untuk terus berkembang baik di tingkat regional, nasional, dan bahkan internasional,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut, Norsan memberikan penghargaan khusus kepada pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalimantan Barat atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam memajukan olahraga warisan budaya ini. Ia menilai konsistensi penyelenggaraan event seperti Grand Prix menjadi bukti nyata semangat pelestarian budaya sekaligus pembinaan atlet berprestasi.

“Saya meyakini, dengan kesungguhan dan kerja keras saudara-saudara ini pada nantinya akan membuahkan hasil yang baik terutama melahirkan atlet-atlet berprestasi, serta menjadi pencak silat semakin dikenal, dicintai, dan dilestarikan oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Kejuaraan ini sendiri menjadi salah satu ajang bergengsi pencak silat di Kalbar yang mempertemukan pesilat-pesilat muda berbakat dari berbagai daerah. Pemerintah Provinsi menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan serupa guna memperkuat akar budaya sekaligus meningkatkan daya saing olahraga daerah di kancah nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *