Oktober 30, 2026

Kalbar Bahas Raperda Pemajuan Kebudayaan

0
WhatsApp Image 2025-12-04 at 14.22.38

KATAKALBAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar forum konsultasi publik terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pemajuan Kebudayaan Kalimantan Barat, pada 3 November 2025. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat dasar regulasi sekaligus memastikan arah pembangunan kebudayaan berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Agenda tersebut menghadirkan beragam pemangku kepentingan, mulai dari tokoh adat dan tokoh budaya, akademisi, seniman, komunitas pelestari budaya, organisasi masyarakat, hingga perwakilan perangkat daerah. Melalui forum ini, peserta diberi ruang untuk menyampaikan masukan serta gagasan yang dapat memperkaya substansi Raperda.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, Sy. Faisal Indahmawan Alkadri, S.STP., M.M, menegaskan pentingnya regulasi ini dalam memperkuat sistem kebudayaan daerah.

“Raperda Pemajuan Kebudayaan disusun untuk memberikan landasan hukum dan arah kebijakan yang kuat dalam pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan daerah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti perlunya kolaborasi antarsektor dalam memastikan kebijakan dapat berjalan efektif.

“Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam upaya pemajuan kebudayaan. Melalui konsultasi publik ini, diharapkan Raperda dapat menjadi pijakan kuat bagi kita semua untuk bersama menjaga warisan budaya Kalimantan Barat,” katanya.

Dalam paparannya, Sy. Faisal memerinci poin-poin strategis yang tengah dirumuskan dalam Raperda, mencakup penguatan kelembagaan kebudayaan, penyediaan data pokok kebudayaan, perlindungan ekspresi budaya tradisional, hingga pengelolaan objek pemajuan kebudayaan di daerah. Ia menambahkan bahwa penyusunan kebijakan ini perlu menyerap aspirasi masyarakat.

“Melalui konsultasi publik ini, kami menghimpun aspirasi dan rekomendasi dari berbagai unsur masyarakat sehingga Raperda dapat menjadi instrumen hukum yang komprehensif, adaptif, dan berdampak nyata,” jelasnya.

Raperda Pemajuan Kebudayaan Kalimantan Barat nantinya diharapkan menjadi pijakan penting dalam mendorong pelestarian dan pengembangan budaya daerah, sekaligus menjaga identitas serta memperkuat karakter masyarakat Kalimantan Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *