Oktober 30, 2026

BPSDM Kalbar Dorong Gaya Hidup Sehat ASN

0
WhatsApp Image 2026-01-15 at 16.59.53

KATAKALBAR – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat terus berupaya memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN), tidak hanya dari sisi kompetensi, tetapi juga kesehatan fisik dan mental. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kampanye ASN Kalbar Olahraga 30 Menit Sehari.

Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari, mengatakan kampanye tersebut merupakan bagian dari peran strategis BPSDM dalam membangun ASN yang unggul, profesional, dan berdaya saing.

“BPSDM tidak hanya bertugas meningkatkan kompetensi teknis dan manajerial ASN, tetapi juga memastikan kesiapan fisik dan mental mereka. Gerakan olahraga 30 menit sehari ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan ASN Kalbar yang sehat, produktif, dan profesional,” ujar Windy Prihastari.

Ia menilai, kualitas aparatur tidak semata ditentukan oleh kecerdasan dan kemampuan teknis, tetapi juga oleh kondisi kesehatan yang prima. ASN yang sehat diyakini memiliki daya tahan kerja yang lebih baik serta mampu mengikuti proses pengembangan kompetensi secara optimal.

Sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, penilaian kompetensi, hingga fasilitasi manajemen talenta ASN, BPSDM Kalbar memandang kesehatan sebagai faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan sumber daya manusia aparatur.

“ASN yang sehat akan lebih siap mengikuti pendidikan dan pelatihan, lebih fokus dalam bekerja, dan pada akhirnya mampu memberikan pelayanan publik yang lebih berkualitas kepada masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA:https://katakalbar.id/800-durian-jemongko-habis-dalam-30-menit/

Melalui kampanye ini, BPSDM Kalbar juga ingin menanamkan kebiasaan olahraga sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari ASN di seluruh perangkat daerah.

“Yang terpenting adalah konsistensi. Jika dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, manfaatnya akan sangat besar, baik bagi individu ASN maupun bagi kinerja organisasi secara keseluruhan,” katanya.

Windy berharap gerakan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu mendukung terwujudnya pelayanan publik dan pembangunan daerah yang semakin berkualitas di Kalimantan Barat.

“ASN yang sehat adalah aset penting bagi daerah. Dengan aparatur yang sehat, produktif, dan profesional, kita optimistis pelayanan publik dan pembangunan di Kalimantan Barat akan semakin berkualitas,” pungkas Windy Prihastari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *