Oktober 31, 2026

BPSDM Kalbar Gaungkan Olahraga 30 Menit Sehari

0
WhatsApp Image 2026-01-15 at 17.00.12

KATAKALBAR – Upaya meningkatkan kualitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus dilakukan secara berkelanjutan. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalbar menilai kesehatan fisik dan mental sebagai fondasi penting dalam pengembangan kompetensi aparatur.

Hal tersebut diwujudkan melalui kampanye ASN Kalbar Olahraga 30 Menit Sehari, yang bertujuan membangun budaya hidup sehat di lingkungan birokrasi.

Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari, menyampaikan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan tugas BPSDM sebagai perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia aparatur.

“BPSDM tidak hanya bertugas meningkatkan kompetensi teknis dan manajerial ASN, tetapi juga memastikan kesiapan fisik dan mental mereka. Gerakan olahraga 30 menit sehari ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan ASN Kalbar yang sehat, produktif, dan profesional,” ujar Windy Prihastari.

Menurutnya, ASN dengan kondisi fisik dan mental yang baik akan lebih adaptif terhadap dinamika birokrasi modern, memiliki ketahanan kerja yang tinggi, serta mampu menjalankan tugas pelayanan publik secara optimal.

BACA JUGA:http://BPSDM Kalbar Gaungkan Olahraga 30 Menit Sehari

BPSDM Kalbar yang memiliki mandat menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan, penilaian kompetensi, serta manajemen talenta aparatur memandang kesehatan sebagai faktor penunjang utama dalam proses tersebut.

“ASN yang sehat akan lebih siap mengikuti pendidikan dan pelatihan, lebih fokus dalam bekerja, dan pada akhirnya mampu memberikan pelayanan publik yang lebih berkualitas kepada masyarakat,” jelasnya.

Dalam kampanye ini, olahraga tidak dimaknai sebagai kegiatan berat atau seremonial. ASN cukup meluangkan waktu 30 menit setiap hari untuk aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, senam ringan, atau olahraga ringan lainnya.

“Yang terpenting adalah konsistensi. Jika dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, manfaatnya akan sangat besar, baik bagi individu ASN maupun bagi kinerja organisasi secara keseluruhan,” katanya.

Ia pun berharap seluruh perangkat daerah dapat mengimplementasikan gerakan ini secara konsisten sehingga visi BPSDM Kalbar dalam mencetak ASN yang kompeten, sehat, dan profesional dapat terwujud.

“ASN yang sehat adalah aset penting bagi daerah. Dengan aparatur yang sehat, produktif, dan profesional, kita optimistis pelayanan publik dan pembangunan di Kalimantan Barat akan semakin berkualitas,” pungkas Windy Prihastari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *