Dialog Refleksi 69 Tahun Pemprov Kalbar, Dorong Tata Kelola Keuangan Daerah yang Akuntabel
KATAKALBAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui BPSDM terus memperkuat kompetensi ASN sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan berdampak langsung bagi pembangunan.
Hal tersebut tercermin dalam Dialog Interaktif refleksi 69 tahun Pemprov Kalbar yang digelar pada Kamis (22/1/2026).
Dialog interaktif ini menghadirkan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI A. Fatoni dan Kepala Perwakilan BPKP Kalbar Rudy M. Harahap sebagai narasumber.
Kegiatan ini menjadi forum refleksi sekaligus berbagi strategi pengelolaan keuangan daerah.
Fatoni menyampaikan apresiasi atas inisiatif BPSDM Kalbar yang secara konsisten mengawali tahun dengan peningkatan kapasitas aparatur.
Ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai faktor penentu keberhasilan pembangunan daerah.
“Kemampuan SDM untuk menggerakkan sumber daya lainnya sangat menentukan agar target-target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan berharap dialog interaktif tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para peserta.
“Melalui dialog interaktif ini, saya berharap diikuti dengan sungguh-sungguh dan disiplin, karena ini adalah kegiatan yang sangat bermanfaat dalam rangka meningkatkan kompetensi kita sebagai abdi masyarakat dan abdi negara, khususnya di Provinsi Kalbar yang kita cintai,” kata Krisantus.
Kepala BPSDM Kalbar Windy Prihastari menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BPSDM dalam memperkuat kapasitas ASN, baik melalui pembelajaran tatap muka maupun digital.
“Ketika bicara manajemen, kita bicara leadership. Seorang pimpinan harus terus diberikan pembelajaran dan peningkatan kompetensi agar memiliki kemampuan dalam memimpin perangkat daerahnya, baik dari sisi perencanaan, pengawasan, maupun pelaksanaan sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.
