April 2, 2026

Dorong Budaya Bersih ASN, BPSDM Kalbar Perkenalkan Program SATSET

0
WhatsApp Image 2026-02-09 at 17.11.11

KATAKALBAR – Upaya menanamkan budaya bersih di lingkungan aparatur sipil negara (ASN) terus diperkuat di Kalimantan Barat. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalbar memperkenalkan program ASN Kalbar SATSET (Sadar Tangani Sampah untuk Lingkungan Kerja Terjaga) sebagai gerakan kolektif ASN dalam menjaga kebersihan ruang kerja.

Program ini menjadi langkah nyata BPSDM Kalbar dalam merespons arahan Presiden Republik Indonesia agar kebersihan tidak hanya menjadi slogan, tetapi tumbuh sebagai budaya kerja yang dimulai dari lingkungan kantor pemerintahan.

ASN Kalbar SATSET dirancang sebagai korve versi Kalimantan Barat, yang mendorong ASN untuk secara sadar membersihkan meja kerja, ruangan, hingga area sekitar kantor sebelum memulai aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Gerakan ini diharapkan membentuk kebiasaan positif yang berkelanjutan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Kepala BPSDM Provinsi Kalbar, Windy Prihastari, menyampaikan bahwa program SATSET memiliki makna lebih luas dibanding sekadar kegiatan bersih-bersih rutin.

“SATSET ini adalah korve versi Kalbar. Bukan hanya soal kebersihan fisik, tetapi bagaimana kita membangun kesadaran bersama bahwa lingkungan kerja yang bersih akan menciptakan suasana kerja yang sehat, nyaman, dan produktif,” ujar Windy pada Jumat (6/2/2026).

Ia menjelaskan, peluncuran program tersebut merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menyerukan perang terhadap sampah dan menekankan pentingnya menjadikan kebersihan sebagai budaya di lingkungan pemerintahan.

Presiden bahkan menginstruksikan agar ASN meluangkan waktu membersihkan ruang kerja sebelum memulai aktivitas kantor. Arahan tersebut menjadi momentum bagi BPSDM Kalbar untuk segera mengimplementasikannya dalam bentuk gerakan konkret.

“Ini bukan hanya instruksi, tetapi panggilan untuk perubahan budaya. Kita mulai dari hal sederhana, dari meja kerja sendiri, dari kantor kita sendiri,” tegas Windy.

Menurutnya, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten akan berdampak besar terhadap pembentukan karakter ASN yang lebih disiplin dan profesional. Lingkungan kerja yang bersih dan tertata juga diyakini akan meningkatkan kinerja aparatur serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang menerima layanan.

“ASN adalah wajah pemerintah. Jika lingkungan kerjanya bersih dan tertata, maka pelayanan publik juga akan terasa lebih baik. Ini bagian dari reformasi birokrasi yang dimulai dari perilaku,” katanya.

BPSDM Kalbar menekankan bahwa ASN Kalbar SATSET tidak dimaksudkan sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi kebiasaan harian yang melekat dalam budaya kerja ASN. Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Kalbar menegaskan komitmennya menjalankan arahan Presiden secara nyata dengan membangun budaya bersih dan disiplin dari lingkungan kerja pemerintahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *