Gebrakan Perdana Farizi Usai Nahkodai Karang Taruna Kalbar
KATAKALBAR – Baru saja terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Farizi langsung menyiapkan gebrakan awal.
Ia menargetkan pembentukan kepengurusan Karang Taruna hingga ke tingkat desa bahkan RT/RW agar organisasi kepemudaan tersebut lebih dekat dengan masyarakat dan mampu merespons persoalan sosial secara cepat.
Farizi resmi terpilih dalam Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat yang telah merampungkan proses pemilihan kepengurusan tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Usai menerima amanah tersebut, ia menegaskan fokus utamanya adalah memperkuat fondasi organisasi sebelum menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Alhamdulillah kegiatan Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat dan juga kabupaten/kota telah rampung. Tentunya hari ini Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat bersama seluruh kabupaten/kota telah hadir dan siap menjalankan amanah organisasi,” ujar Farizi.
Menurutnya, konsolidasi organisasi menjadi langkah paling mendesak agar Karang Taruna mampu bekerja lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Yang pertama akan kita lakukan adalah menyelesaikan kepengurusan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar roda organisasi ini cepat berjalan dan langsung berdampak terhadap masyarakat,” katanya.
Tak berhenti di tingkat kabupaten dan kota, Farizi juga memasang target yang lebih besar dengan membentuk kepengurusan hingga tingkat desa bahkan RT/RW.
Langkah tersebut dinilai penting agar Karang Taruna memiliki jaringan yang kuat untuk mendeteksi sekaligus membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial di lingkungan masing-masing.
“Kita akan bentuk sampai ke desa-desa, bahkan hingga tingkat RT/RW agar bisa menjadi pengawas dan mengetahui persoalan-persoalan yang ada di daerahnya masing-masing,” tegasnya.
Selain memperkuat struktur organisasi, Farizi juga menegaskan Karang Taruna Kalbar akan memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, sinergi menjadi kunci agar organisasi kepemudaan tersebut dapat mengambil peran lebih besar dalam kegiatan sosial dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kedepannya kita harus banyak berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat akan terus bersinergi dengan pemerintah untuk membantu kegiatan sosial maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Karang Taruna di Kalimantan Barat.
Karena itu, kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan organisasi yang lebih aktif, responsif, dan benar-benar hadir di tengah masyarakat.
Dengan target pembentukan kepengurusan hingga tingkat RT/RW serta penguatan kolaborasi lintas sektor, kepemimpinan Farizi diharapkan menjadi awal transformasi Karang Taruna Kalbar sebagai organisasi kepemudaan yang tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga mampu menjadi mitra pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di daerah.
