Oktober 30, 2026

Enam Pimpinan UPT Pemasyarakatan Kalbar Dilantik

0
Screenshot

Istimewa

KATAKALBAR – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Jayanta, melantik sejumlah pejabat manajerial dan nonmanajerial di lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalbar, Rabu (19/8/2026).

Dalam pelantikan tersebut, sebanyak enam pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Kalimantan Barat mengalami pergantian.

Enam UPT tersebut yakni Lapas Ketapang, Lapas Kelas IIB Sekadau, Lapas Kelas IIB Singkawang, Rutan Landak, Rutan Sambas, dan Rutan Sanggau.

Pelantikan sekaligus dirangkaikan dengan serah terima jabatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan keberlanjutan pelaksanaan tugas di masing-masing UPT.

Jayanta mengatakan, para pejabat yang baru dilantik memiliki tanggung jawab untuk menjalankan tugas sesuai arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Ia menekankan, tugas pimpinan UPT tidak hanya berkaitan dengan pengamanan dan ketertiban, tetapi juga memastikan program pembinaan terhadap warga binaan berjalan dengan baik.

“Pesan kami sebagai Kepala Kantor Wilayah kepada KUPT yang hari ini dilantik, yang baru, selamat melaksanakan tugas sesuai dengan arahan Pak Menteri, begitu dengan Pak Dirjen. Sudah jelas rambu-rambu yang harus kita laksanakan,” ujar Jayanta.

Menurutnya, program pembinaan menjadi salah satu tugas penting yang harus diperkuat. Pembinaan diharapkan dapat menjadi bekal bagi narapidana ketika selesai menjalani masa pidana dan kembali ke tengah masyarakat maupun keluarga.

Di sisi lain, para pimpinan UPT juga dihadapkan pada tantangan kondisi pemasyarakatan di Kalimantan Barat, termasuk persoalan overkapasitas.

Jayanta mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan pendekatan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat maupun pemerintah pusat terkait kebutuhan pembangunan lapas dan rutan.

Sambil menunggu solusi jangka panjang tersebut, ia meminta jajaran UPT tetap meningkatkan keamanan dan ketertiban, termasuk memperkuat koordinasi dengan aparat TNI dan Polri.

Pergantian pimpinan di enam UPT Pemasyarakatan ini diharapkan dapat memberikan penyegaran sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas pemasyarakatan di Kalimantan Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *