Oktober 30, 2026

Gubernur: Keberagaman Kalbar Harus jadi Kekuatan Hadapi Perubahan Global

0
WhatsApp Image 2026-03-28 at 16.28.01

KATAKALBAR – Keberagaman masyarakat Kalimantan Barat dinilai dapat menjadi modal penting dalam menjaga persatuan sekaligus mendukung pembangunan daerah di tengah perubahan global yang berlangsung cepat.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan kondisi tersebut perlu diimbangi dengan penguatan jati diri dan wawasan kebangsaan, terutama di kalangan generasi muda.

Hal itu disampaikan Norsan saat membuka Seminar Kebangsaan bertajuk “Nilai Kebangkitan Nasional sebagai Cahaya di Tengah Pusaran Multikrisis Identitas Kebangsaan” yang digelar Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Kalimantan Barat di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (4/6/2026).

Menurut Norsan, Kalimantan Barat memiliki masyarakat dengan latar belakang suku, agama, budaya, dan bahasa yang beragam. Keberagaman tersebut mencerminkan kondisi Indonesia secara luas.

Karena itu, kerukunan yang telah terbentuk di tengah masyarakat perlu terus dijaga agar perbedaan tidak menjadi sumber perpecahan.

“Keragaman yang ada di Kalimantan Barat bukan penghalang, melainkan kekuatan yang harus terus kita pelihara bersama,” kata Norsan.

Generasi Muda Hadapi Perubahan Sosial

Norsan menilai penguatan wawasan kebangsaan menjadi semakin penting seiring derasnya arus informasi dan perubahan sosial.

Perkembangan tersebut membuat generasi muda tidak hanya dituntut memiliki kemampuan intelektual dan inovasi. Mereka juga perlu memiliki karakter, integritas, serta komitmen untuk menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurutnya, pembentukan karakter kebangsaan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi penerus menghadapi perubahan zaman.

“Generasi muda harus mampu menjadi agen perubahan yang memiliki karakter kebangsaan kuat dan tetap menjaga persatuan serta kesatuan bangsa,” ujarnya.

Pesan tersebut menempatkan generasi muda sebagai salah satu kelompok penting dalam menjaga keberagaman Kalimantan Barat. Di tengah perubahan global, kemampuan beradaptasi perlu berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap identitas dan nilai kebangsaan.

Kebangkitan Nasional dan Pancasila

Selain penguatan karakter generasi muda, Norsan mendorong masyarakat mengimplementasikan semangat Kebangkitan Nasional dan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai tersebut dapat menjadi landasan untuk membangun kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda.

Penerapan nilai kebangsaan juga dinilai memiliki keterkaitan dengan agenda pembangunan daerah. Norsan berharap semangat persatuan dapat ikut mendukung terwujudnya Kalimantan Barat yang adil, demokratis, religius, sejahtera, dan berwawasan lingkungan.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat IKAL Lemhannas Purnomo Yusgiantoro mengapresiasi pelaksanaan seminar kebangsaan tersebut.

Menurut Purnomo, forum seperti ini dibutuhkan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan sekaligus memperkuat jati diri masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.

“Kegiatan seperti ini perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkokoh jati diri bangsa dan mengaktualisasikan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Seminar kebangsaan tersebut diikuti tokoh masyarakat, akademisi, anggota IKAL Lemhannas, unsur Forkopimda, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat.

Forum tersebut menjadi ruang diskusi untuk membahas identitas nasional dan wawasan kebangsaan, sekaligus melihat bagaimana nilai-nilai tersebut dapat tetap relevan dalam menghadapi dinamika perubahan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *