April 2, 2026

DLH Pontianak Siaga Hadapi Lonjakan Sampah Jelang Lebaran

0
WhatsApp Image 2026-03-26 at 14.31.43 (1)

KATAKALBAR – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi lonjakan volume sampah yang diperkirakan naik hingga 20 persen.

Berbagai langkah dilakukan, mulai dari optimalisasi armada pengangkut hingga pengaturan jadwal kerja petugas kebersihan.

Kepala DLH Kota Pontianak, Syarif Usmulyono, mengatakan pihaknya telah menyiapkan puluhan armada untuk memastikan sampah tetap terangkut dengan baik selama periode Lebaran. Saat ini, tersedia 42 unit armada yang dioperasikan, ditambah penguatan kapasitas angkut guna mencegah penumpukan.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan waktu pembuangan sampah, khususnya pada malam takbiran. Warga diimbau membuang sampah paling lambat pukul 03.00 dini hari agar proses pengangkutan dapat dilakukan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri.

“Dengan begitu kami pastikan tidak ada sampah yang tertinggal di jalan maupun di Tempat Penampungan Sementara,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).

Selain armada, seluruh petugas kebersihan juga dikerahkan dan dijadwalkan bekerja secara bergiliran. Langkah ini dilakukan agar pelayanan tetap berjalan optimal, terutama di wilayah padat penduduk dan pusat aktivitas masyarakat yang berpotensi menghasilkan lebih banyak sampah.

Menurut Syarif, peningkatan volume sampah menjelang Lebaran umumnya berasal dari aktivitas rumah tangga yang meningkat, seperti belanja kebutuhan, bersih-bersih rumah, hingga kegiatan memasak.

“Biasanya menjelang Lebaran terjadi peningkatan sampah rumah tangga, terutama dari sisa kemasan makanan, plastik, dan limbah dapur. Karena itu kami mengoptimalkan jadwal pengangkutan agar tidak terjadi penumpukan sampah,” jelasnya.

DLH juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya serta mematuhi jadwal yang telah ditentukan. Warga diminta tidak membuang sampah ke parit atau saluran air guna menghindari penyumbatan yang dapat memicu genangan saat hujan.

“Kami mohon dukungan masyarakat agar upaya menjaga kebersihan Kota Pontianak dapat berjalan dengan baik,” kata Syarif.

Ia menegaskan, kebersihan kota merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat, sehingga diperlukan kerja sama agar suasana Lebaran tetap nyaman.

“Menjaga kebersihan kota bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan kerja sama antara petugas dan masyarakat, kami berharap Kota Pontianak tetap bersih dan nyaman selama perayaan Idulfitri,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *