Karang Taruna Didorong jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa di Kalbar
KATAKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima audiensi Wakil Ketua Umum Karang Taruna Pusat Bahtiar Sebayang bersama jajaran Pengurus Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (29/1/2026).
Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut membahas penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah. Dalam diskusi itu, Karang Taruna diharapkan tidak lagi hanya dikenal sebagai organisasi yang aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi mampu bertransformasi menjadi penggerak ekonomi desa yang sejalan dengan program pembangunan pemerintah.
Wakil Ketua Umum Karang Taruna Pusat, Bahtiar Sebayang, menjelaskan bahwa organisasi tersebut saat ini sedang menjalani proses revitalisasi secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan agar Karang Taruna dapat lebih fokus pada sektor riil serta mampu menjawab berbagai persoalan mendasar di tingkat desa.
“Kami melaporkan kepada Bapak Gubernur bahwa Karang Taruna telah dihidupkan kembali. Kepengurusan baru saja dilantik dengan Ketua Umum Bapak Budi Satrio Djiwandono,” kata Bahtiar.
Ia menegaskan, ke depan Karang Taruna diharapkan mampu berperan lebih aktif dalam membantu pemerintah daerah, terutama dalam memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kemandirian pemuda.
“Kami ingin pemuda desa tidak lagi berbondong-bondong ke kota tanpa persiapan. Pemuda harus mampu menciptakan lapangan kerja sendiri dengan mengoptimalkan potensi lokal,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kalbar Ria Norsan menyambut baik semangat pembaruan yang tengah dilakukan oleh Karang Taruna. Ia menilai peran pemuda sangat penting, terutama menghadapi tantangan tahun 2026 yang diwarnai ketidakpastian ekonomi global.
“Saya tidak ingin Karang Taruna hanya hadir dalam kegiatan seremonial. Karang Taruna harus menjadi mata dan telinga pemerintah. Jika ada persoalan sosial atau potensi ekonomi terpendam di desa, Karang Taruna harus menjadi yang pertama bergerak,” tegas Norsan.
Ia juga menilai Karang Taruna memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam pembangunan sosial dan ekonomi di masyarakat.
“Saya ingin Karang Taruna menjadi laboratorium inovasi pemuda. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat siap mendukung program-program yang digagas Karang Taruna selama berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.
