April 2, 2026

Norsan Ajak Warga Sambas Bersatu dan Dukung Pembangunan

0
WhatsApp Image 2025-10-22 at 15.05.41

KATAKALBAR – Suasana akrab dan penuh kekeluargaan menyelimuti acara Tumpahan Salok Insanak Sambas Serantau yang digelar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat pada Sabtu, 6 September 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Persaudaraan Sambas Serantau (PASS) sebagai ajang silaturahmi masyarakat Sambas dari berbagai daerah.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, yang hadir langsung dalam acara tersebut, memberikan sambutan yang sarat makna persaudaraan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi simbol kerinduan dan semangat kebersamaan warga Sambas.

“Kerinduan kepada sesama kerabat dan keluarga ini kita harap makin menguatkan persatuan masyarakat Sambas, terutama di perantauan,” ujar Norsan.

Bahas PLBN dan Pemekaran Wilayah

Di hadapan para tokoh dan warga yang hadir, Norsan juga menyinggung sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan daerah, termasuk rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Temajuk, Sambas dan Senaning, Sintang.

Menurutnya, proses pembangunan dua PLBN tersebut kini tinggal menunggu realisasi dari pemerintah pusat. Tak hanya itu, Norsan juga menanggapi aspirasi soal pemekaran wilayah, seperti pembentukan Provinsi Kapuas Raya dan rencana pembentukan Kabupaten Sambas Seraya.

“Pemekaran bisa dilakukan kalau pemerintah pusat membuka kesempatan pembentukan daerah otonomi baru. Saat ini memang belum, tapi potensinya ada,” kata dia.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah provinsi terhadap rencana pemekaran tetap melihat pada kondisi fiskal dan arah kebijakan nasional. Namun demikian, aspirasi masyarakat tetap akan diakomodasi selama sesuai aturan.

Pesan Soal Kekompakan dan Politik

Dalam kesempatan tersebut, Norsan juga menekankan pentingnya kekompakan masyarakat Sambas, khususnya dalam konteks politik. Ia menyayangkan masih rendahnya keterwakilan warga Sambas di parlemen nasional.

“Kalau bersatu, masyarakat Sambas bisa raih tiga sampai empat kursi di DPR RI,” ucapnya.

Norsan turut mengapresiasi potensi daerah Sambas di bidang keagamaan. Ia menyebut Sambas layak dijuluki Serambi Mekah karena berhasil melahirkan banyak qori dan qoriah berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Untuk itu, pembinaan generasi muda di bidang agama harus terus digalakkan.

Ikatan Pribadi dengan Sambas

Dalam suasana hangat, Norsan juga membagikan kisah pribadinya yang memiliki darah Sambas. Ia menceritakan latar belakang keluarganya dan kedekatannya dengan daerah tersebut.

“Saya punya darah Sambas. Nenek saya dari Jelutung. Saya juga pernah tinggal di Pemangkat, Singkawang, dan Mempawah. Jadi daerah ini sangat dekat di hati saya,” ujarnya.

Acara ditutup dengan seruan penuh semangat dari Norsan agar masyarakat Sambas menjaga kebersamaan dan terus berkontribusi membangun daerah.

“Mari kita bersatu, kompak, dan bangun Sambas bersama-sama. Karena kalau bukan kita, siapa lagi?” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *