April 1, 2026

Pertamina Tambah Pasokan BBM 100 Ribu Liter per Hari, Antisipasi Lonjakan Konsumsi di Pontianak

0
WhatsApp Image 2026-03-13 at 17.15.42

KATAKALBAR — PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Pontianak tetap aman meskipun terjadi peningkatan konsumsi masyarakat selama bulan Ramadan. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, Pertamina bahkan menambah pasokan BBM dalam beberapa hari terakhir.

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat, Widhi Tri Ardhi Hidayat, menjelaskan bahwa penambahan suplai dilakukan guna menjaga stabilitas distribusi bahan bakar di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Pontianak.

“Selama lima hari terakhir kami menambah suplai sekitar 100 ribu liter per hari. Normalnya konsumsi BBM di Pontianak sekitar 500 ribu liter per hari,” jelasnya.

Penambahan pasokan tersebut dilakukan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri. Aktivitas masyarakat yang meningkat, baik untuk bekerja, berbelanja, maupun perjalanan mudik lokal, turut mempengaruhi tingkat konsumsi bahan bakar.

Selain menambah pasokan, Pertamina juga mengoperasikan sejumlah SPBU selama 24 jam agar masyarakat tetap dapat mengakses BBM kapan saja.

Widhi menjelaskan bahwa suplai BBM untuk wilayah Pontianak dikirim dari Depot Tanjung Uban di Kepulauan Riau. Pengiriman tersebut dilakukan secara rutin setiap dua hingga tiga hari untuk memastikan stok tetap terjaga di wilayah Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak.

Dengan sistem distribusi tersebut, Pertamina memastikan ketersediaan BBM di wilayah Pontianak tetap aman hingga periode Lebaran.

“Kami memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan BBM,” tegasnya.

Sementara itu, antrean kendaraan sempat terlihat di beberapa SPBU dalam beberapa hari terakhir. Salah satunya terjadi di SPBU Paris II, di mana sejumlah warga harus menunggu giliran untuk mengisi bahan bakar.

Silvi, salah seorang warga Pontianak yang tengah mengantre untuk mengisi BBM sepeda motornya, mengaku sudah datang sejak pagi hari.

“Sebelumnya, saya tadi sempat mengantre tetapi karena terlalu lama dan harus menjemput anak-anak pulang sekolah, saya keluar dari antrean. Sekarang anak-anak sudah dijemput dari sekolah dan saya lanjut mengantre karena bensin motor saya sudah hampir habis,” bebernya.

Menurutnya, antrean seperti ini kerap terjadi karena banyak warga harus menyesuaikan waktu mengisi bahan bakar dengan aktivitas keluarga sehari-hari.

“Saya juga harus mengantar dan menjemput anak sekolah. Jarak rumah lumayan jauh, jadi kalau tidak ada bensin tentu sulit untuk beraktivitas,” tutupnya.

Dengan penambahan suplai dan pengawasan yang dilakukan pemerintah serta aparat keamanan, distribusi BBM di Kota Pontianak diharapkan tetap stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *