50 Penari Muda Kalbar Siap Tampil di Istana Negara, Gubernur Beri Pesan Khusus
KATAKALBAR – Sebanyak 50 penari muda asal Kalimantan Barat resmi diberangkatkan menuju Jakarta untuk ambil bagian dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, 17 Agustus 2025. Prosesi pelepasan dilakukan langsung oleh Gubernur Kalbar, Ria Norsan, di Pendopo Gubernur pada Kamis (7/8/2025).
Dalam momen penuh semangat itu, Gubernur Norsan menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Kalbar untuk tampil di panggung kenegaraan.
“Alhamdulillah, tahun ini jumlah penari kita meningkat menjadi 50 orang. Ini adalah bentuk kepercayaan pusat kepada Kalbar. Kita kembali membawa warna budaya daerah ke pentas nasional,” ungkapnya dalam sambutan.
Ia pun memberikan pesan kepada seluruh peserta agar menjaga kedisiplinan, kesehatan, serta menjunjung tinggi etika selama menjalani masa pelatihan dan penampilan di ibu kota.
“Kalian membawa nama Kalimantan Barat. Tampilkan yang terbaik,” tegas Norsan, seraya mengingatkan bahwa kesempatan langka ini merupakan kehormatan besar yang harus disyukuri.
Menariknya, Norsan sempat berbagi kisah masa mudanya ketika pernah mewakili Kalbar di ajang kepemudaan nasional. Ia menyebut pengalaman serupa dapat menjadi titik awal tumbuhnya generasi unggulan yang siap berkontribusi untuk daerah dan bangsa.
Tarian “Bhinneka Tunggal Ika – Gema Emas 2045” Jadi Andalan
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Kalbar, Windy Prihastari, menjelaskan bahwa tarian yang akan dibawakan tim Kalbar berjudul “Bhinneka Tunggal Ika – Gema Emas 2045.”
Tari kolaboratif ini akan dipentaskan bersama delegasi dari Sulawesi Utara, DKI Jakarta, dan Kabupaten Banyumas dalam upacara kenegaraan di Istana Negara.
“Ini bagian dari visi besar Kalbar untuk mendorong ekonomi kreatif dan memajukan seni pertunjukan. Anak-anak muda kita siap bersaing secara nasional,” ujar Windy.
Ia menambahkan bahwa para penari ini telah melalui proses seleksi ketat dari berbagai sanggar dan komunitas seni di Kalbar, dan akan menjalani pelatihan intensif di Jakarta mulai 9 hingga 16 Agustus.
Bangga Jadi Bagian dari Sejarah
Salah satu peserta, Rona, perwakilan dari Kabupaten Sanggau, menyatakan rasa syukurnya bisa menjadi bagian dari tim yang mewakili Kalbar di ajang setingkat nasional.
“Ini adalah kehormatan besar. Kami akan tampil sebaik mungkin membawa nama Kalbar ke panggung nasional,” tuturnya penuh semangat.
Pemuda Kalbar, Duta Seni untuk Indonesia
Keikutsertaan 50 penari dari Kalimantan Barat di Istana Negara tidak sekadar sebagai bentuk seremoni, melainkan menjadi simbol hadirnya generasi muda dalam menghidupkan nilai-nilai kebangsaan melalui seni budaya.
Momen ini pun menjadi bagian dari gerakan Gema Emas 2045, visi menyongsong 100 tahun kemerdekaan Indonesia, dengan generasi muda sebagai ujung tombaknya.
Pemerintah Provinsi Kalbar menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan talenta muda di bidang seni dan budaya. Keterlibatan dalam acara kenegaraan ini juga memperkuat pesan bahwa Kalimantan Barat tak hanya kaya akan keragaman budaya, tetapi juga memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan siap unjuk gigi di tingkat nasional.
