Oktober 30, 2026

Roda Pemerintahan Diperkuat, 41 Pejabat Administrator Dilantik Gubernur Kalbar

0
IMG_0500

KATAKALBAR – Guna mengisi kekosongan jabatan dan menyegarkan struktur birokrasi, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan melantik 41 pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar. Prosesi pelantikan berlangsung di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (26/8/2025).

Sebagian besar posisi yang kini terisi semula ditinggalkan oleh pejabat sebelumnya yang memasuki masa pensiun. Dengan pengisian ini, diharapkan pelayanan publik dapat terus berjalan optimal dan stabil.

Dalam arahannya, Gubernur Norsan menegaskan bahwa jabatan bukanlah suatu bentuk hadiah atau hak istimewa, melainkan tanggung jawab yang harus dijalankan secara profesional.

“Jabatan ini bukan hak mutlak, bisa dicabut jika tidak dijalankan sebagaimana mestinya. Anggaplah mutasi dan rotasi sebagai pembinaan karier, bukan hukuman,” tegasnya kepada para pejabat yang dilantik.

Fokus pada Pelayanan dan Integritas

Gubernur juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran di setiap instansi, namun tanpa menurunkan standar kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh pejabat untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja baru, memahami tugas dan fungsi masing-masing, serta terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi, terutama di era digital saat ini.

Dalam kesempatan itu, Norsan kembali menegaskan posisinya dalam menjaga profesionalisme dan integritas aparatur sipil negara (ASN) di Kalbar. Ia menyampaikan sikap tegas terhadap dua pelanggaran berat: asusila dan penyalahgunaan narkoba.

“Birokrasi Kalimantan Barat harus bersih dari dua hal itu. Pegawai yang terbukti melanggar aturan tidak akan dipertahankan,” ujarnya.

Bangun Tim yang Solid dan Responsif

Selain integritas, Norsan juga menggarisbawahi pentingnya membangun kerja sama dan komunikasi yang sehat di antara pejabat, baik dengan atasan maupun dengan rekan satu tim. Ia mengajak seluruh pejabat untuk membentuk lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.

Para kepala perangkat daerah pun diimbau agar membina para pejabat baru dengan pendekatan yang humanis dan kekeluargaan, demi terciptanya loyalitas serta rasa memiliki terhadap organisasi.

Dengan pengisian jabatan ini, Gubernur berharap roda pemerintahan Kalimantan Barat dapat berjalan lebih solid, efektif, dan responsif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *