Wali Kota Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan, Pastikan Perjalanan Laut Lancar
KATAKALBAR – Wali Kota Edi Rusdi Kamtono meninjau langsung kelancaran arus mudik Lebaran melalui jalur laut di Pelabuhan Dwikora, Selasa (17/3/2026) malam.
Peninjauan dilakukan bersama unsur Forkopimda dengan fokus pada kesiapan armada dan pelayanan penumpang, termasuk kapal Dharma Kartika VII yang mengangkut ratusan pemudik tujuan Semarang.
“Malam ini kita memastikan angkutan Lebaran berjalan lancar. Ada sekitar 850 penumpang termasuk kendaraan yang ikut diangkut melalui kapal Roro,” ujarnya.
Edi mengungkapkan, jumlah pemudik pada tahun ini mengalami peningkatan, dengan sebagian besar berasal dari kalangan pekerja informal di berbagai sektor, seperti perkebunan, jasa, hingga restoran. Transportasi laut menjadi pilihan utama karena dinilai lebih terjangkau.
“Sebagian besar mereka bekerja di sektor informal, dan memilih kapal karena biayanya lebih terjangkau,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui adanya potensi kenaikan harga tiket menjelang puncak arus mudik, yang menurutnya merupakan hal yang umum terjadi di berbagai moda transportasi.
“Kenaikan harga tiket biasanya terjadi menjelang Lebaran, tidak hanya di kapal tetapi juga di transportasi lain seperti penerbangan,” jelasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Edi juga mengecek langsung kondisi kapal hingga ke bagian anjungan untuk memastikan standar keselamatan pelayaran terpenuhi. Ia turut mengingatkan para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Yang penting keselamatan, baik keselamatan diri, barang bawaan maupun lingkungan selama perjalanan,” pesannya.
Selain itu, pemerintah kota bersama pihak terkait terus melakukan pengaturan di kawasan pelabuhan, mulai dari antrean kendaraan, parkir, hingga aspek keamanan guna memastikan arus mudik berjalan tertib.
“Selama di darat, mulai dari proses di pelabuhan hingga naik ke kapal menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita pastikan semua berjalan tertib dan aman,” imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang penumpang, Ana (54), mengaku transportasi laut masih menjadi pilihan utama keluarganya saat mudik ke Semarang.
“Pilih kapal karena lebih murah, sekarang fasilitasnya juga makin bagus,” kata warga Siantan ini.
Ia menyebut biasanya melakukan perjalanan mudik bersama keluarga setiap dua hingga tiga tahun sekali.
“Harapannya (fasilitas) yang sudah bagus ini dipertahankan,” tutupnya.
