BPBD Kalbar Siagakan Posko Darurat Selama Lebaran, Perkuat Respons Bencana
KATAKALBAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Barat mengoperasikan posko kesiapsiagaan sebagai pusat koordinasi penanganan darurat selama periode Idul Fitri. Langkah ini dilakukan untuk memastikan respons cepat terhadap berbagai potensi bencana di wilayah Kalimantan Barat.
Ketua Satuan Tugas Data dan Informasi Bencana sekaligus Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan posko tersebut memiliki peran penting dalam mengoordinasikan berbagai aspek penanganan darurat.
“Posko tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi, pengendalian, pemantauan, serta evaluasi penanganan situasi darurat di seluruh wilayah Kalimantan Barat,” kata Daniel di Pontianak, Rabu.
Ia menjelaskan, pembentukan posko ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi potensi bencana, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat selama libur Lebaran.
“Dalam operasionalnya, posko menerapkan sistem kerja terpadu yang mencakup pengumpulan informasi potensi bencana dan kondisi lapangan secara berkala, koordinasi dengan instansi terkait serta unsur masyarakat, pemantauan situasi secara real time, hingga evaluasi penanganan darurat sebagai dasar peningkatan kesiapsiagaan,” tuturnya.
Melalui sistem tersebut, BPBD Kalbar berharap penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi, sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.
“BPBD Kalbar juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi serta segera melaporkan kejadian darurat kepada otoritas setempat agar dapat ditangani dengan cepat,” katanya.
Keberadaan posko ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan masyarakat selama periode Idul Fitri, khususnya di tengah potensi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
