Oktober 30, 2026

PLB Temajuk Segera Aktif, Norsan Optimistis UMKM dan Pariwisata Perbatasan Tumbuh Pesat

0
IMG-20260614-WA0061

KATAKALBAR- Rencana pengoperasian kembali Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk pada Agustus 2026 diyakini akan membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pariwisata, serta jasa pendukung lainnya.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, saat meninjau kawasan PLB Temajuk di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, dalam rangkaian kegiatan Gema Membangun Desa Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026, Minggu (14/6).

Menurut Norsan, keberadaan Temajuk yang berbatasan langsung dengan Teluk Melano, Sarawak, Malaysia, menjadi peluang strategis untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui perdagangan dan kunjungan wisata lintas negara.

Ia mengatakan, pembukaan kembali jalur perlintasan tersebut akan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor usaha masyarakat, mulai dari kuliner, penginapan, transportasi lokal hingga produk-produk UMKM.

“Reaktivasi PLB Temajuk diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendorong perputaran ekonomi masyarakat perbatasan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalbar, lanjutnya, juga terus mendorong pengembangan kawasan Temajuk sebagai destinasi wisata unggulan yang terintegrasi dengan kawasan Teluk Melano di Malaysia. Konsep wisata lintas negara tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain peluang ekonomi, Norsan menilai kawasan Temajuk memiliki keunggulan berupa wisata alam yang masih terjaga, termasuk kawasan konservasi penyu hijau yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut, pemerintah terus memperhatikan kesiapan infrastruktur dasar seperti akses jalan, jaringan telekomunikasi, listrik, air bersih, serta fasilitas pelayanan publik lainnya.

Ia juga mengajak masyarakat mempersiapkan diri menyambut peningkatan aktivitas ekonomi dan kunjungan wisata dengan menjaga kebersihan, keamanan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengunjung.

Norsan berharap pengoperasian kembali PLB Temajuk tidak hanya memperkuat konektivitas kawasan perbatasan, tetapi juga menjadi momentum percepatan pembangunan ekonomi masyarakat dan peningkatan kesejahteraan warga di wilayah paling utara Kalimantan Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *