Oktober 30, 2026

Gubernur Dorong Pelestarian Pesisir Temajuk, Habitat Penyu Jadi Perhatian

0
IMG-20260613-WA0011

KATAKALBAR – Pengembangan kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, diharapkan tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menilai kawasan pesisir Temajuk memiliki potensi ekologis yang perlu dipertahankan. Salah satunya keberadaan habitat penyu yang menjadi bagian penting dari ekosistem kawasan tersebut.

Pesan itu disampaikan Norsan saat mengunjungi Pantai Camar Bulan, Desa Temajuk, Sabtu (13/6). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari Program Gema Membangun Desa yang dilaksanakan di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

Dalam kegiatan tersebut, Norsan bersama masyarakat melakukan penanaman pohon sebagai bagian dari upaya penghijauan kawasan.

“Di sini ada kawasan konservasi penyu. Habitat ini harus terus kita jaga agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi berikutnya,” katanya.

Menurut Norsan, keberadaan kawasan konservasi perlu menjadi perhatian dalam pengembangan wilayah Temajuk. Pelestarian habitat penyu, kata dia, harus berjalan beriringan dengan pembangunan dan pengembangan potensi wisata.

Penghijauan Jadi Investasi untuk Generasi Mendatang

Selain menyoroti habitat penyu, Norsan mengatakan penanaman pohon merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi lingkungan.

Pohon yang ditanam saat ini, menurutnya, manfaatnya tidak hanya dirasakan masyarakat sekarang. Keberadaannya juga diharapkan memberikan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

“‎Hari ini kita menanam pohon. Mudah-mudahan pohon ini tumbuh subur dan besar sehingga lingkungan tetap asri. Kita ingin meninggalkan lingkungan yang baik untuk anak cucu kita di masa depan,” ujarnya.

Norsan menilai penghijauan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Hal itu menjadi semakin penting di kawasan pesisir yang memiliki kerentanan terhadap berbagai bentuk kerusakan lingkungan.

Karena itu, keberhasilan menjaga lingkungan tidak hanya bergantung pada program pemerintah. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan penghijauan dan pelestarian alam dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Pembangunan Perbatasan Tetap Perhatikan Lingkungan

Temajuk merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Sambas yang memiliki potensi wisata sekaligus berada di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

Kondisi tersebut membuat pengembangan wilayah perlu memperhatikan keberadaan sumber daya alam dan ekosistem yang ada. Potensi wisata pesisir dan kawasan konservasi dapat dikembangkan dengan tetap mempertahankan fungsi ekologisnya.

Norsan mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan serta mendukung berbagai program penghijauan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Kegiatan penanaman pohon di Pantai Camar Bulan mendapat sambutan dari masyarakat yang hadir. Selain menjadi bagian dari gerakan penghijauan, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan kawasan perbatasan perlu berjalan bersama dengan upaya menjaga lingkungan.

Melalui Program Gema Membangun Desa, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendorong pembangunan wilayah perbatasan dengan memperhatikan dua aspek sekaligus, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Dengan pendekatan tersebut, potensi alam Temajuk diharapkan tetap terjaga sekaligus dapat mendukung pengembangan kawasan dan aktivitas wisata dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *