Karang Taruna Sambas Dorong Percepatan PLBN Temajuk Usai Aksi 1.000 Bendera di Perbatasan
KATAKALBAR – Aksi pembagian dan pengibaran 1.000 Bendera Merah Putih di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, dinilai menjadi momentum untuk kembali mendorong percepatan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Temajuk.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Sambas, Nurhadi, mengatakan semangat nasionalisme yang ditunjukkan melalui kegiatan Ekspedisi Merah Putih Rumah Jurnalis x MyPertamina perlu diiringi dengan perhatian terhadap pembangunan kawasan perbatasan, termasuk realisasi akses lintas negara di Temajuk.
Menurutnya, Kabupaten Sambas memiliki posisi strategis sebagai daerah perbatasan yang berpotensi memiliki dua pintu gerbang negara. Saat ini, Sambas telah memiliki PLBN Aruk, sementara pembukaan PLBN Temajuk masih terus diperjuangkan.
”Pembukaan pintu perbatasan di Temajuk harus menjadi perhatian bersama. Kami berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus mendorong agar PLBN Temajuk segera terealisasi karena keberadaannya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat perbatasan,” kata Nurhadi, Sabtu (1/8).
Ia menilai, kehadiran PLBN Temajuk tidak hanya memperkuat fungsi wilayah perbatasan sebagai beranda terdepan Indonesia, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui konektivitas dan aktivitas lintas batas.
Nurhadi juga mengapresiasi Rumah Jurnalis yang memilih Desa Temajuk sebagai lokasi pelaksanaan pembagian dan pengibaran 1.000 Bendera Merah Putih. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa masyarakat di wilayah perbatasan tetap memiliki rasa bangga dan cinta terhadap Indonesia.
”Kami mengapresiasi inisiatif Rumah Jurnalis yang menghadirkan kegiatan ini di Temajuk. Semoga semangat nasionalisme masyarakat semakin kuat dan menjadi energi untuk bersama-sama membangun kawasan perbatasan,” ujarnya.
Ekspedisi Merah Putih Rumah Jurnalis x MyPertamina merupakan gerakan kebangsaan yang digelar di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Desa Temajuk. Selain mengibarkan dan membagikan 1.000 Bendera Merah Putih kepada masyarakat, kegiatan ini juga mengajak berbagai elemen untuk memperkuat rasa cinta tanah air sekaligus mendorong perhatian terhadap pembangunan kawasan perbatasan.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP), PT Cita Mineral Investindo Tbk, PT Well Harvest Winning Alumina Refinery, GAPKI Kalbar, Astra Motor Kalbar, Pegadaian, Harris Pontianak, PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), Karang Taruna Kalbar, Bank Kalbar, Bank Kalbar Syariah, serta Sinar Mas Agribusiness and Food.
<span;>
