Pemprov Kalbar Salurkan Belasan Ribu Kubik Air untuk Warga Sekunder C
KATAKALBAR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bergerak memenuhi kebutuhan air bersih warga di kawasan Sekunder C, Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya.
Bantuan air disalurkan setelah masyarakat mengalami keterbatasan sumber air akibat musim kemarau yang berlangsung bersamaan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pada kesempatan tersebut, pasokan air yang datang untuk warga Sekunder C mencapai 8.000 kubik. Sebanyak 8.000 kubik air kembali dijadwalkan datang pada siang hari, sehingga total pasokan yang disiapkan mencapai 16.000 kubik.
Bantuan air bersih tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan setelah melihat langsung kondisi masyarakat di kawasan terdampak karhutla.
Musim kemarau membuat sejumlah sumber air warga mulai terbatas. Kondisi itu semakin dirasakan karena masyarakat juga berada di sekitar kawasan yang sedang dalam penanganan karhutla.
Kedatangan truk tangki pengangkut air bersih disambut antusias warga. Masyarakat membawa jerigen, ember hingga galon untuk mendapatkan air yang akan digunakan memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama untuk memasak dan minum.
Salah seorang warga setempat, Suminem (45), mengapresiasi respons pemerintah dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
“Kami mewakili warga Sekunder C mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Kalbar. Perhatian nyata ini sangat kami rasakan manfaatnya. Selama kemarau ini, kami kesulitan mencari air bersih untuk minum, dan bantuan air bersih ini benar-benar menjadi solusi yang kami tunggu-tunggu,” ujar Suminem di lokasi pembagian.
Menurut Suminem, kondisi sumur bor warga mulai mengalami penurunan debit dan kualitas air. Akibatnya, masyarakat semakin kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Hal serupa disampaikan Jamal (38), petani di kawasan Sekunder C. Ia mengatakan warga sebelumnya harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air.
“Biasanya kami harus beli air galon untuk dimasak. Dengan adanya bantuan dari Gubernur Kalbar ini, kami sangat terbantu, beban ekonomi sedikit berkurang dan kebutuhan air bersih keluarga tercukupi,” ungkapnya.
Warga dan Petugas Mendapat Perhatian
Selain memenuhi kebutuhan dasar warga, Gubernur Ria Norsan juga memberikan perhatian kepada petugas dan relawan yang berada di lokasi penanganan karhutla Sekunder C.
Dalam kunjungannya, Norsan menyerahkan bantuan berupa masker, makanan dan vitamin untuk mendukung kesehatan serta stamina tim gabungan dan relawan yang masih melakukan pemadaman.
Sebelumnya, Norsan meninjau langsung lokasi karhutla di Sekunder C. Ia melihat proses pemadaman yang telah berlangsung selama dua hari di kawasan lahan gambut tersebut.
Bagi Pemprov Kalbar, penanganan karhutla tidak hanya dilakukan dengan memadamkan api. Kebutuhan dasar dan kesehatan masyarakat yang terdampak juga menjadi bagian dari penanganan di lapangan.
Karena itu, bantuan air bersih diberikan untuk membantu warga menghadapi keterbatasan sumber air selama musim kemarau.
Pemprov Kalbar juga terus mengintegrasikan penanganan karhutla dengan pelayanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak serta penguatan pencegahan kebakaran.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat tetap memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mengurangi dampak karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
