Oktober 30, 2026

Pemprov Kalbar Ajak Warga Bersatu Hadapi Karhutla

0
46b1be59-5eb8-47e4-bde9-c0b0fd28ea57

KATAKALBAR — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengajak masyarakat bersatu membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalbar.

Ia meminta masyarakat tidak saling menyalahkan, tetapi ikut memberikan dukungan kepada petugas dan warga terdampak.

Ajakan tersebut disampaikan Norsan saat meninjau penanganan karhutla di Desa Limbung, Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (3/9/2026).

Norsan mengapresiasi masyarakat yang telah ikut membantu petugas di lapangan. Menurutnya, kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan untuk menghadapi situasi karhutla yang terjadi saat ini.

“Atas nama Pemerintah Kalbar, saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat yang peduli dengan situasi dan kondisi kita pada saat ini. Inilah yang kita harapkan,” ujar Ria Norsan.

Ia menegaskan, penanganan karhutla Kalbar membutuhkan kerja sama semua pihak. Karena itu, masyarakat diminta mengesampingkan perbedaan dan fokus membantu petugas serta warga yang terdampak.

“Jadi mari kita bersatu untuk mengatasi kesulitan masyarakat Kalimantan Barat ini. Bukan kita lagi saatnya untuk bertengkar, saling menyalahkan. Mari kita bersatu untuk mengatasi masalah yang kita hadapi sekarang ini,” katanya.

Norsan Minta Masyarakat Bantu Petugas Karhutla

Norsan mengatakan masyarakat dapat membantu penanganan karhutla sesuai kemampuan masing-masing. Bantuan tersebut tidak harus dalam jumlah besar.

Menurutnya, kebutuhan sederhana seperti makanan dan air minum dapat membantu petugas yang bekerja di lokasi kebakaran.

“Tidak usah salah menyalahkan. Ayo, kita sama-sama turun ke lapangan, membantu petugas pemadam kebakaran semampu kita dan sesuai dengan kemampuan,” ucapnya.

Selain membantu petugas, Norsan juga meminta masyarakat memperhatikan warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dan air minum.

Ia mencontohkan, masyarakat maupun pihak lain dapat menyediakan makanan untuk petugas, memberikan air minum, hingga menyalurkan air menggunakan tangki kepada warga yang membutuhkan.

“Kalau bisa membantu catering, silakan. Bisa membantu air putih, silakan. Masyarakat kekurangan air minum, bawa tangki dan dibagikan kepada masyarakat. Itu sekarang yang kita perlukan,” tuturnya.

Menurut Norsan, gotong royong menjadi bagian penting dalam menghadapi karhutla di Kalimantan Barat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri sehingga dukungan masyarakat sangat diperlukan.

Ia berharap masyarakat tidak menghabiskan energi untuk saling menyalahkan. Sebaliknya, seluruh pihak diminta mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing.

“Enggak usah lagi kita debat sana-sini, enggak ada artinya,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *