Oktober 30, 2026

Gubernur Minta Pemeliharaan PLTU Bengkayang Dipercepat

0
868fb064-3746-4f51-bdad-8ef11352c010

KATAKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meminta percepatan pemeliharaan menyeluruh (overhaul) PLTU Bengkayang agar pemulihan pasokan listrik di sejumlah wilayah Kalbar dapat berlangsung lebih awal.

Permintaan tersebut disampaikan setelah Ria Norsan meninjau langsung proses pemeliharaan pembangkit listrik tersebut. Peninjauan dilakukan untuk mengetahui penyebab pemadaman listrik bergilir yang belakangan dikeluhkan masyarakat.

Ria menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya, pemeliharaan dilakukan karena mesin pembangkit telah beroperasi selama tujuh tahun sehingga membutuhkan perawatan menyeluruh.

Ia mengatakan, pemeliharaan merupakan bagian dari perawatan rutin mesin untuk menjaga keandalan pembangkit, bukan semata-mata akibat gangguan mendadak.

“Masyarakat kan sekarang ribut kenapa listrik ini padam-padam, jadi kita untuk menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat kita terhadap PLN,” ujar Norsan.

Dalam peninjauan tersebut, Ria juga meminta pihak terkait mengupayakan percepatan pekerjaan. Pemeliharaan yang semula dijadwalkan berlangsung selama 54 hari hingga 5 Desember 2026 diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 25 hari.

“Kalau bisa di pertengahan November sudah selesai,” katanya.

Menurutnya, percepatan pemeliharaan diperlukan agar masyarakat tidak terlalu lama menghadapi pemadaman listrik bergilir yang dilaporkan berlangsung sekitar dua jam.

Ria juga mengajak masyarakat memahami proses pemeliharaan pembangkit dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan mengenai penyebab pemadaman.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap pihak terkait dapat mengoptimalkan proses perawatan PLTU Bengkayang sehingga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dapat segera kembali terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *