Oktober 30, 2026

DKP Kalbar Dorong Digitalisasi Perikanan, Nelayan Singkawang Mulai Gunakan Buku Kapal Elektronik

0
IMG_6181

Dokumentasi DKP Kalbar

KATAKALBAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mempercepat transformasi digital di sektor kelautan dan perikanan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penerapan buku kapal perikanan elektronik (e-logbook) untuk meningkatkan efisiensi pencatatan aktivitas kapal sekaligus mendukung tata kelola perikanan yang lebih modern.

Sebagai bentuk komitmen terhadap digitalisasi sektor perikanan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat, Natalia Karyawati, bersama jajaran Bidang Perikanan Tangkap menyerahkan buku kapal perikanan elektronik kepada nelayan di Kota Singkawang.

Natalia mengatakan, penerapan sistem digital ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan kepada nelayan sekaligus memperkuat pengelolaan data sektor perikanan tangkap.

“Transformasi digital menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan tata kelola perikanan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Melalui buku kapal elektronik, aktivitas kapal perikanan dapat terdokumentasi dengan lebih baik sehingga memudahkan proses pelayanan maupun pengambilan kebijakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, buku kapal elektronik menggantikan sistem pencatatan manual yang selama ini digunakan nelayan. Berbagai informasi penting, seperti identitas kapal, jenis alat tangkap, wilayah operasi, hingga hasil tangkapan dapat dicatat secara digital sehingga lebih praktis, akurat, dan mudah diakses.

Selain meningkatkan kualitas pendataan, sistem tersebut juga mempermudah proses administrasi. Nelayan dapat melakukan pelaporan maupun pengurusan perizinan secara lebih cepat karena sebagian proses telah dilakukan secara digital.

Menurut Natalia, data yang tersusun secara baik akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengelolaan sumber daya perikanan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Kami berharap pemanfaatan buku kapal elektronik dapat meningkatkan tertib administrasi, memudahkan nelayan dalam mengakses layanan pemerintah, serta mendukung pengelolaan perikanan tangkap yang berkelanjutan di Kalimantan Barat,” katanya.

Melalui penerapan buku kapal perikanan elektronik, DKP Kalbar optimistis transformasi digital di sektor perikanan akan semakin memperkuat daya saing nelayan sekaligus mendorong terciptanya tata kelola kelautan dan perikanan yang modern, efisien, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *