Oktober 30, 2026

Kadisdikbud Kalbar Apresiasi Karya Anak dalam Pameran “Belayar Mengejar Mimpi”

0
WhatsApp Image 2025-08-13 at 02.00.12

KATAKALBAR – Suasana hangat dan penuh imajinasi terasa di Gedung Indoor Taman Budaya Kalimantan Barat, Rabu (24/7/2025), saat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Rita Hastarita, berinteraksi langsung dengan anak-anak dalam Pameran Seni Rupa Anak bertajuk “Belayar Mengejar Mimpi.”

Salah satu momen menarik terjadi ketika Rita ikut bermain “Ular Tangga Impian”, karya interaktif yang dibuat tiga seniman cilik Kalbar: Myisha Michaela, Aqila Destrilisa, dan Assyfa Azzahra Maulina. Papan permainan berukuran 80×80 cm itu dilukis sendiri oleh ketiganya, lengkap dengan warna-warna cerah dan simbol-simbol penuh harapan masa depan.

Tidak hanya kreatif dari sisi visual, seluruh elemen permainan juga dibuat dengan pendekatan ramah lingkungan. Dadu terbuat dari batok kelapa, sementara bidak permainan disusun dari botol semprot bekas.

“Luar biasa ya, anak-anak ini punya daya imajinasi yang luar biasa. Dari karya mereka, kita bisa melihat bagaimana impian dan harapan mereka tergambar dengan jujur dan unik,” ujar Rita Hastarita penuh kekaguman.

Karya “Ular Tangga Impian” merupakan satu dari 29 karya seni rupa yang dipamerkan dalam rangkaian acara yang berlangsung dari 24 hingga 27 Juli 2025. Sebanyak 20 seniman cilik terlibat dalam pameran ini, menghadirkan beragam bentuk ekspresi melalui lukisan, instalasi, dan media kreatif lainnya.

Plt Kepala UPT Museum Kalbar, Ryan Almutahar, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli. Selain pameran seni, berbagai kegiatan turut disiapkan untuk memeriahkan peringatan tersebut.

“Kita juga menggelar pagelaran seni pada Sabtu malam, 26 Juli, mulai pukul 19.30 WIB. Sementara pada Minggu, 27 Juli, akan ada lomba melukis yang melibatkan peserta dari jenjang SD, SMP, hingga anak-anak penyandang disabilitas,” jelas Ryan.

Setiap kategori lomba akan diikuti maksimal 50 peserta, dengan harapan menciptakan ruang inklusif bagi semua anak untuk mengekspresikan diri melalui seni.

Melalui pameran ini, Pemprov Kalbar bersama UPT Museum dan Taman Budaya ingin menumbuhkan keberanian anak-anak untuk bermimpi, serta memberikan ruang bagi kreativitas mereka untuk tumbuh dan dihargai.

“Kita ingin anak-anak merasa punya tempat untuk bersuara dan mengekspresikan harapan mereka. Lewat seni, mereka bisa bercerita dengan cara yang tidak biasa, tapi menyentuh,” pungkas Rita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *