Oktober 30, 2026

Pajak STNK di Desa Teluk Batang Bisa Selesai Kurang dari 15 Menit

0
WhatsApp Image 2026-08-23 at 14.54.17

KATAKALBAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menghadirkan layanan perpanjangan pajak tahunan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) secara langsung di tengah masyarakat melalui program Gema Membangun Desa.

Layanan tersebut ditinjau langsung Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat pelaksanaan Gema Membangun Desa di Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Jumat (31/7/2026).

Melalui sistem pelayanan jemput bola yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalbar, masyarakat dapat menyelesaikan proses perpanjangan pajak kendaraan dalam waktu kurang dari 15 menit.

Norsan menilai kehadiran layanan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan publik tidak harus selalu dilakukan di kantor pemerintahan. Menurutnya, pemerintah perlu mendatangi masyarakat untuk mempermudah akses terhadap berbagai layanan administrasi.

“Inilah perpanjangan STNK yang langsung jadi. Inilah wujud Gema Membangun Desa yang benar-benar memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sistem jemput bola, bukan sekadar omon-omon,” ujar Norsan saat meninjau pelayanan.

Ia berharap konsep pelayanan langsung di desa tersebut dapat menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemprov Kalbar.

“Saya ingin semua OPD bisa memberikan pelayanan seperti ini, hadir langsung di tengah masyarakat dan mempermudah setiap urusan mereka,” katanya.

Program Gema Membangun Desa sendiri dirancang untuk mendekatkan berbagai layanan pemerintah kepada masyarakat di tingkat desa. Selain layanan perpanjangan pajak kendaraan, program tersebut juga menghadirkan sejumlah pelayanan publik lainnya sesuai kebutuhan masyarakat.

Dengan sistem tersebut, warga tidak perlu menempuh perjalanan ke ibu kota kabupaten hanya untuk mengurus kebutuhan administrasi. Pemerintah berharap pelayanan jemput bola dapat memangkas waktu dan biaya masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kehadiran pemerintah secara langsung di desa juga diharapkan memperkuat komunikasi antara masyarakat dan pemerintah serta memastikan berbagai kebutuhan warga dapat diketahui dan ditindaklanjuti secara lebih cepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *