PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak: Pemadaman Listrik Berpotensi Ganggu Distribusi Air Bersih, Pelanggan Diimbau Tampung Air
KATAKALBAR – Pemadaman listrik bergilir yang masih berlangsung di Kota Pontianak kini berpotensi berdampak pada layanan distribusi air bersih.
PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak menyampaikan bahwa proses produksi air di sejumlah instalasi berisiko mengalami kendala akibat penyesuaian pasokan listrik.
Direktur PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak, Abdullah, mengatakan pihaknya telah menginformasikan kepada masyarakat mengenai potensi gangguan pelayanan tersebut.
Menurutnya, kondisi ini terjadi seiring adanya pemadaman listrik terjadwal yang dilakukan pihak terkait dalam beberapa hari terakhir.
“Kami sudah memberikan pengumuman terkait gangguan pelayanan distribusi air bersih di Kota Pontianak. Ini bisa terjadi karena sehubungan dengan adanya penyesuaian pasokan listrik melalui pemadaman terjadwal oleh pihak terkait dalam beberapa hari terakhir. Makanya operasional seluruh area produksi kami berpotensi turut mengalami kendala pada kelancaran proses produksi air bersih,” ujar Abdullah, Jumat (3/7).
Abdullah menjelaskan, penyesuaian pasokan listrik berpotensi memengaruhi operasional sejumlah Instalasi Pengolahan Air (IPA).
Beberapa fasilitas yang terdampak meliputi IPA I, II, III, IV, dan V Imam Bonjol, IPA Selat Panjang, IPA Parit Mayor, serta IPA Nipah Kuning.
Gangguan operasional di instalasi tersebut dapat memengaruhi kelancaran distribusi air bersih ke sejumlah wilayah pelanggan hingga proses produksi kembali berjalan normal.
PDAM berharap penyesuaian pasokan listrik tidak berlangsung dalam waktu lama sehingga pelayanan distribusi air kepada masyarakat dapat segera kembali normal.
Selama proses pemulihan berlangsung, pelanggan diimbau untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan suplai dengan menampung air secukupnya dan menggunakannya secara bijak.
Selama pemadaman air berlangsung dia mengimbau kepada seluruh pelanggan agar menampung air secukupnya.
“Mari kita gunakan air dengan bijak dan seperlunya untuk kebutuhan penting selama proses pemulihan berlangsung,” tutupnya.
