Pemprov Kalbar Tegaskan Dukungan pada Pilar Sosial dan Sekolah Rakyat
KATAKALBAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pilar sosial dan memperluas jangkauan pelayanan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan yang dihadiri Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, pada Rabu (22/10/2025), bertempat di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalbar.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., mewakili Gubernur membuka langsung kegiatan yang dirangkaikan dengan Dialog Kesejahteraan Sosial dan penguatan Program Sekolah Rakyat. Ia menyebutkan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mendorong pengentasan kemiskinan secara sistemik dan berkelanjutan.
“Program pilar sosial dan Sekolah Rakyat ini memiliki arti strategis untuk memperluas jangkauan pelayanan sosial, menekan angka kemiskinan, serta memperkuat perlindungan bagi masyarakat rentan. Semua ini memerlukan dukungan bersama antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Harisson.
Dalam kesempatan itu, Sekda juga menyoroti peran penting para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan aktor-aktor sosial lainnya yang bekerja langsung di lapangan untuk memastikan layanan sosial bisa menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.
Tak hanya itu, Harisson turut menyampaikan perkembangan implementasi Program Sekolah Rakyat di Kalbar. Hingga Oktober 2025, tercatat sebanyak 78 siswa dari keluarga prasejahtera telah terverifikasi sebagai peserta aktif. Mereka terdiri dari 21 siswa SD, 19 siswa SMP, dan 38 siswa SMA.
Didukung oleh satu kepala sekolah dan 19 guru mata pelajaran, proses belajar-mengajar telah berjalan sejak 27 September 2025. Fasilitas yang diberikan pun sangat lengkap, termasuk layanan kesehatan, pelatihan kedisiplinan, hingga penyediaan laptop bagi siswa dan guru.
Sekda berharap, Sekolah Rakyat dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan karakter dan pemberdayaan keluarga.
“Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi berkarakter dan siap menyongsong masa depan yang lebih baik,” pesannya.
Kegiatan ini juga dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh pendidikan, serta perwakilan orang tua siswa yang terlibat langsung dalam program.
