Mei 16, 2026

Wali Kota Pastikan Stok BBM Aman, Antrean Dipicu Distribusi dan Panic Buying

0
WhatsApp Image 2026-03-26 at 14.47.43 (5)

KATAKALBAR – Wali Kota Edi Rusdi Kamtono memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Pontianak dalam kondisi aman meski sempat terjadi antrean panjang di sejumlah SPBU.

Kondisi tersebut terpantau langsung saat peninjauan bersama Forkopimda ke Terminal BBM Pertamina di Pontianak Utara. Dalam peninjauan itu, terlihat aktivitas pengisian dari kapal tangki untuk memastikan pasokan tetap berjalan.

“Kami ingin memastikan bahwa stok BBM di Kota Pontianak ini aman dan tersedia. Tadi kita juga melihat langsung ada dua kapal tangki yang sedang melakukan pengisian, baik untuk Pertalite maupun Pertamax,” ujarnya usai peninjauan, Kamis (19/3/2026) siang.

Edi menjelaskan, antrean panjang yang terjadi belakangan ini bukan disebabkan oleh kelangkaan BBM, melainkan karena gangguan distribusi yang dipicu kemacetan serta meningkatnya pembelian oleh masyarakat.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah kota bersama pihak terkait akan melakukan pengawalan terhadap armada mobil tangki agar distribusi ke SPBU dapat berlangsung lebih cepat dan merata.

“Kita akan kawal mobil tangki yang keluar masuk agar distribusi ke SPBU yang kosong bisa segera terpenuhi dan tidak menimbulkan kemacetan,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan, karena stok BBM dipastikan mencukupi.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak panic buying. Stok BBM tersedia dan cukup, jadi tidak perlu membeli secara berlebihan,” tegasnya.

Selain itu, pihak SPBU diminta segera melakukan pengisian ulang di lokasi yang mengalami kekosongan agar pelayanan tetap optimal dan antrean bisa segera terurai.

Sementara itu, Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalbar, Widhi Tri Ardhi Hidayat, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan distribusi BBM secara intensif dengan mengerahkan armada mobil tangki ke seluruh SPBU.

“Tadi kita lihat bersama, banyak mobil tangki yang sudah siap mengantarkan BBM ke SPBU. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” jelasnya.

Menurut Widhi, peningkatan konsumsi BBM menjelang Lebaran sebenarnya sudah diantisipasi sejak awal melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) serta penambahan volume pasokan.

“Untuk produk gasoline, kami menambah pasokan sekitar 20 persen dari kondisi normal. Ini untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ungkapnya.

Ia pun kembali mengimbau masyarakat untuk tetap tenang karena distribusi BBM akan terus berjalan secara berkelanjutan.

“Kami harap masyarakat tidak panik. BBM akan terus kami kirim ke SPBU, khususnya di Kota Pontianak, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *