November 1, 2026

Dorong Nelayan Bengkayang Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

0
RN_01141

KATAKALBAR – Perlindungan jaminan sosial bagi nelayan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar).

Gubernur Kalbar, Ria Norsan, meminta BPJS Ketenagakerjaan meningkatkan sosialisasi kepada nelayan dan pekerja sektor perikanan agar mereka mendapatkan perlindungan dari risiko kecelakaan kerja.

Hal tersebut disampaikan Ria Norsan saat mengunjungi fasilitas cold storage di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Sabtu (31/10/2026).

Menurut Ria Norsan, pekerjaan sebagai nelayan memiliki risiko yang perlu diantisipasi melalui kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Perlindungan tersebut penting agar nelayan maupun keluarganya memiliki jaminan ketika terjadi musibah saat bekerja.

“Saya minta BPJS Ketenagakerjaan dapat melakukan sosialisasi kepada para nelayan dan pekerja sektor perikanan agar mereka memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial. Pekerjaan di laut memiliki risiko yang cukup tinggi,” tegas Ria Norsan.

Ia menjelaskan, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat perlindungan bagi pekerja, terutama ketika mengalami kecelakaan dalam menjalankan pekerjaan. Selain itu, terdapat manfaat santunan yang dapat diberikan kepada ahli waris apabila peserta meninggal dunia.

“Jika terjadi kecelakaan kerja atau hal yang tidak diinginkan, setidaknya keluarga atau ahli waris mendapatkan perlindungan melalui manfaat jaminan sosial,” lanjutnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, Suhuri Aly, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung upaya peningkatan perlindungan bagi nelayan.

Salah satu langkah yang akan dilakukan yakni memberikan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat pesisir dan pekerja sektor perikanan. Melalui kegiatan tersebut, nelayan diharapkan lebih memahami manfaat serta pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Upaya ini menjadi bagian dari perhatian Pemprov Kalbar terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir. Pengembangan sektor kelautan dan perikanan tidak hanya diarahkan pada peningkatan hasil tangkapan, pengelolaan produksi, dan perluasan pemasaran, tetapi juga mencakup perlindungan bagi tenaga kerja yang terlibat di dalamnya.

Sebab, peningkatan ekonomi masyarakat pesisir perlu didukung dengan jaminan sosial yang memadai. Dengan demikian, nelayan dapat menjalankan aktivitas pekerjaannya dengan perlindungan yang lebih baik, sementara keluarga mereka memiliki jaminan ketika menghadapi risiko yang tidak diinginkan.

Melalui koordinasi antara Pemprov Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan, sosialisasi jaminan sosial diharapkan semakin menjangkau nelayan di Bengkayang. Langkah tersebut sekaligus mendorong peningkatan kepesertaan pekerja sektor perikanan dalam program perlindungan ketenagakerjaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *