Oktober 30, 2026

Asap Makin Pekat, Kayong Utara Kembali Ajukan Pembelajaran Daring

0
WhatsApp Image 2026-09-09 at 16.26.36 (1)

KATAKALBAR – Kondisi kabut asap yang semakin pekat membuat Kabupaten Kayong Utara kembali mengajukan penerapan pembelajaran daring di sejumlah wilayah.

Sebelumnya, Kabupaten Kayong Utara, khususnya Sukadana dan Simpang Hilir, sempat mengajukan pembelajaran luring. Namun, perubahan kondisi kualitas udara membuat pemerintah daerah kembali meminta izin untuk menerapkan pembelajaran secara daring.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat, Sy. Faisal Indahmawan Alkadri, membenarkan perubahan pengajuan tersebut.

“Kayong Utara sebelumnya mengajukan luring, tetapi karena kondisi asap berubah dan semakin pekat, mereka kembali mengajukan untuk daring,” ujar Faisal .

Menurut Faisal, perubahan metode pembelajaran dapat dilakukan mengikuti kondisi faktual di masing-masing wilayah.

Disdikbud Kalbar tidak memberlakukan satu kebijakan yang sama untuk seluruh daerah. Sekolah diberikan keleluasaan menentukan pembelajaran tatap muka atau daring berdasarkan kondisi kualitas udara.

“Sekolah diberikan keleluasaan untuk melihat kondisi di wilayah masing-masing. Kalau memang kondisi udara tidak memungkinkan, pembelajaran daring bisa dilakukan,” ujarnya di Pontianak, Senin, 24 Agustus 2026.

Selain Kayong Utara, Kabupaten Sintang dan Melawi juga telah mengajukan permohonan pembelajaran daring akibat kondisi kabut asap di wilayah masing-masing.

Disdikbud Kalbar memastikan setiap pengajuan akan dipertimbangkan berdasarkan kondisi di lapangan, dengan tetap menempatkan kesehatan dan keselamatan peserta didik sebagai pertimbangan utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *