Oktober 30, 2026

Disdikbud Dukung UT Tingkatkan Kapasitas Guru dan Kepsek

0
WhatsApp Image 2025-09-17 at 21.31.47

KATAKALBAR – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat, Rita Hastaria, S.Sos, M.Si, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Universitas Terbuka (UT) Pontianak dalam menyelenggarakan program peningkatan kapasitas bagi guru dan kepala sekolah tingkat SMA/SMK se-Kalbar.

Rita menilai, inisiatif tersebut menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan mutu pendidikan di Kalimantan Barat, yang selama ini masih menghadapi berbagai hambatan, termasuk keterbatasan akses pelatihan berkualitas untuk tenaga pendidik.

“Kami menyambut baik program dari UT. Jika surat pengajuan resmi sudah masuk, kami akan bantu fasilitasi penjadwalan agar tidak mengganggu proses belajar-mengajar di sekolah,” ujar Rita Hastaria usai menerima kunjungan Direktur UT Pontianak.

Program pelatihan ini dirancang UT Pontianak untuk menghadirkan narasumber langsung dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan materi pelatihan yang disesuaikan dengan tantangan nyata di lapangan.

Direktur UT Pontianak, Dr. Romi Siswanto, M.Si, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong transformasi cara pandang para guru dan kepala sekolah dalam menghadapi dinamika pendidikan saat ini.

“Kami ingin UT tak sekadar menjadi penyedia pendidikan tinggi, tapi juga mitra strategis dalam peningkatan kualitas guru dan kepsek di Kalbar,” ujar Romi.

Rencana pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang UT Pontianak untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Kalimantan Barat. Menurut data BPS terbaru, APK pendidikan tinggi di provinsi ini baru mencapai 23,5%, jauh di bawah rata-rata nasional.

Melalui pembelajaran jarak jauh yang fleksibel dan inklusif, UT membuka peluang pendidikan tinggi bagi masyarakat di pelosok dan kelompok pekerja.

“Kami ingin menjangkau lebih banyak masyarakat. Pendidikan harus bisa diakses tanpa batas geografis, usia, atau profesi,” jelas Fahroansyah, Manajer Marketing UT Pontianak.

Program ini merupakan kelanjutan dari sinergi antara UT Pontianak dan Disdikbud Kalbar dalam mewujudkan misi “Satu Rumah, Satu Sarjana”. UT juga tengah memperluas jangkauan layanan SALUT (Sentra Layanan Universitas Terbuka) di berbagai kabupaten termasuk Kapuas Hulu, guna mendekatkan layanan pendidikan tinggi ke masyarakat.

Dengan dukungan dari Disdikbud Kalbar dan kerja sama lintas sektor, UT Pontianak optimistis mampu mendorong transformasi pendidikan, khususnya dalam peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah sebagai pilar utama mutu pendidikan.

Langkah UT Pontianak ini menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak bisa berdiri sendiri. Diperlukan dukungan penuh dari pemangku kebijakan, seperti yang kini diberikan oleh Kepala Disdikbud Kalbar, untuk memastikan bahwa perubahan tidak hanya terjadi di atas kertas, tetapi juga terasa hingga ke ruang kelas di pelosok Kalimantan Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *