Oktober 30, 2026

Gema Membangun Desa Jadi Ruang Warga Paloh Sampaikan Kebutuhan

0
IMG-20260614-WA0061

KATAKALBAR – Program Gema Membangun Desa menjadi ruang bagi masyarakat Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan secara langsung kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Kegiatan yang digelar di Desa Temajuk, Sabtu (13/6/2026), dihadiri masyarakat dari sembilan desa di Kecamatan Paloh. Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan turut membuka dialog dan mendengarkan berbagai aspirasi warga.

“Hari ini kita mengadakan Gema Membangun Desa bersama masyarakat. Tujuannya untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat, khususnya di Kecamatan Paloh. Ada sembilan desa yang hadir dalam dialog interaktif bersama pemerintah,” ujarnya.

Norsan mengatakan dialog langsung dengan masyarakat diperlukan untuk mengetahui kebutuhan pembangunan dari tingkat desa. Masukan tersebut akan dikaji dan disesuaikan dengan program pemerintah.

Salah satu aspirasi yang disampaikan warga berkaitan dengan kebutuhan perumahan dan penanganan rumah tidak layak huni. Pemerintah juga menerima masukan terkait berbagai kebutuhan dasar masyarakat.

“Kita ingin menampung aspirasi masyarakat dan jika memungkinkan akan kita implementasikan dalam penyusunan APBD 2027. Misalnya usulan terkait perumahan, penanganan rumah tidak layak huni, maupun kebutuhan dasar lainnya,” katanya.

Norsan menjelaskan, pembangunan di Kalimantan Barat tidak hanya mengacu pada kebijakan yang disusun pemerintah. Aspirasi masyarakat juga menjadi pertimbangan dalam menentukan program pembangunan.

Menurutnya, masukan langsung dari warga dapat membantu pemerintah menyusun program yang lebih sesuai dengan kondisi di lapangan. Dengan begitu, pembangunan di tingkat desa diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Gema Membangun Desa di Temajuk juga dirangkaikan dengan sejumlah agenda pelayanan dan kegiatan hiburan yang berlangsung hingga sore hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *