Oktober 30, 2026

Gubernur Dengarkan Kebutuhan Warga untuk Arah Pembangunan

0
WhatsApp Image 2026-02-26 at 19.44.08

KATAKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat melalui program Gema Membangun Desa di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Sabtu (13/6/2026).

Dialog tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi di tingkat desa. Aspirasi itu kemudian akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menyusun program pembangunan.

Sebanyak sembilan desa di Kecamatan Paloh ikut dalam dialog bersama pemerintah. Warga menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari kebutuhan perumahan hingga penanganan rumah tidak layak huni.

“Hari ini kita mengadakan Gema Membangun Desa bersama masyarakat. Tujuannya untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat, khususnya di Kecamatan Paloh. Ada sembilan desa yang hadir dalam dialog interaktif bersama pemerintah,” ujarnya.

Norsan mengatakan aspirasi masyarakat akan dikaji lebih lanjut. Usulan yang dinilai memungkinkan akan dipertimbangkan dalam penyusunan program pembangunan dan APBD Kalimantan Barat tahun anggaran 2027.

“Kita ingin menampung aspirasi masyarakat dan jika memungkinkan akan kita implementasikan dalam penyusunan APBD 2027. Misalnya usulan terkait perumahan, penanganan rumah tidak layak huni, maupun kebutuhan dasar lainnya,” katanya.

Menurut Norsan, pembangunan daerah tidak hanya disusun berdasarkan kebijakan pemerintah. Kebutuhan yang disampaikan langsung oleh masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan.

Ia menilai pendekatan tersebut diperlukan agar program yang dirancang pemerintah dapat lebih sesuai dengan persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah.

Selain dialog, kegiatan Gema Membangun Desa di Temajuk juga diisi dengan sejumlah agenda pelayanan dan hiburan bagi masyarakat hingga sore hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *