Oktober 30, 2026

Norsan Dorong Temajuk Jadi Destinasi Wisata Perbatasan Berkelas Internasional

0
WhatsApp Image 2026-08-23 at 14.32.43

KATAKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendorong pengembangan Pantai Temajuk di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, sebagai destinasi wisata unggulan kawasan perbatasan. Pengembangan tersebut dinilai berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Hal itu disampaikan Norsan saat meninjau kawasan Pantai Temajuk dalam rangkaian kegiatan Gema Membangun Desa (GMD), Jumat (12/6/2026).

Didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat sekaligus Bupati Mempawah, Erlina Ria Norsan, Norsan melihat langsung sejumlah titik kawasan pantai serta berdialog dengan masyarakat dan pelaku usaha wisata.

Norsan menilai Temajuk memiliki modal alam yang kuat untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berskala internasional. Selain memiliki bentang pantai yang panjang dan kondisi alam yang masih terjaga, kawasan tersebut juga berada di wilayah perbatasan dengan Sarawak, Malaysia.

“Kunjungan ini kita fokuskan untuk melihat langsung kondisi Pantai Temajuk sekaligus mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur yang diperlukan agar kawasan ini dapat berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan akses menjadi salah satu pekerjaan penting dalam pengembangan pariwisata Temajuk. Kemudahan akses menuju kawasan wisata dinilai akan berpengaruh terhadap minat wisatawan untuk berkunjung.

“Temajuk adalah salah satu permata wisata Kalimantan Barat. Keindahan alamnya sangat luar biasa. Karena itu, pembangunan akses jalan serta fasilitas pendukung lainnya harus terus kita dorong agar wisatawan semakin mudah dan nyaman berkunjung ke sini,” katanya.

Selain jalan, Norsan menilai pembangunan infrastruktur dasar seperti jaringan telekomunikasi dan listrik juga perlu diperkuat. Infrastruktur tersebut dibutuhkan untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus pertumbuhan usaha wisata seperti homestay, kuliner, dan UMKM.

Namun, pengembangan kawasan wisata menurut Norsan harus tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Paloh diketahui memiliki kawasan konservasi penting, termasuk habitat penyu yang perlu dijaga.

“Kita ingin pembangunan pariwisata di Temajuk berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan. Konsep ekowisata harus menjadi landasan utama agar manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian alam yang menjadi daya tarik utamanya,” tegas Norsan.

Untuk memperkuat daya tarik wisata, Norsan juga mendorong peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola homestay sesuai standar Sapta Pesona. Pengembangan kuliner lokal yang higienis dan kompetitif serta atraksi wisata berbasis alam dan budaya juga dinilai perlu dilakukan.

Ia menilai pengembangan Temajuk membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat hingga investor. Kolaborasi tersebut diperlukan agar potensi wisata dapat dikembangkan secara terpadu tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat lokal.

“Kita harus mendorong kolaborasi seluruh pihak agar Temajuk memiliki paket wisata yang lengkap, mulai dari wisata pantai, konservasi penyu hingga wisata budaya perbatasan. Investor yang masuk juga harus berkomitmen menjaga lingkungan dan melibatkan masyarakat lokal dalam pengembangannya,” ujarnya.

Letak Temajuk yang berhadapan langsung dengan Telok Melano, Sarawak, juga dinilai menjadi keunggulan tersendiri. Norsan melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk menarik wisatawan dari Malaysia maupun Brunei Darussalam.

Keberadaan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) juga diharapkan semakin memperkuat posisi Temajuk sebagai salah satu pintu masuk wisatawan di kawasan perbatasan Indonesia.

“Kita harus siap menyambut wisatawan dari negara tetangga. Ketika mereka memasuki wilayah Indonesia melalui Temajuk, yang mereka lihat harus mencerminkan wajah terbaik bangsa ini, mulai dari infrastruktur yang baik, lingkungan yang bersih, hingga keramahan masyarakatnya,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap pengembangan infrastruktur dan konsep wisata berkelanjutan dapat menjadikan Temajuk sebagai destinasi unggulan sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *