Oktober 30, 2026

Gubernur Kalbar Kirim Water Bombing ke Kayong Utara

0
a8f7fa3f-6066-4de0-abdf-d2c93888c43c

KATAKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan kembali mengerahkan dukungan pemadaman udara untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kayong Utara.

Satu unit water bombing diperintahkan dikirim ke wilayah tersebut untuk membantu pemadaman kebakaran yang masih terjadi di kawasan Bukit Peramas dan Gunung Palung.

Norsan mengatakan, secara umum kondisi karhutla di Kalbar mulai membaik. Jumlah titik api hingga Jumat (18/9) dilaporkan mengalami penurunan.

Namun, kebakaran masih terjadi di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara. Tim gabungan masih melakukan pemadaman di kedua wilayah tersebut.

“Sampai hari ini alhamdulillah titik api sudah menurun. Hanya dua kabupaten ini yang belum padam-padam, Kabupaten Ketapang, dan Kayong Utara,” kata Norsan, Jumat (18/9).

Di Kayong Utara, kebakaran terjadi di kawasan Bukit Peramas dan Gunung Palung. Tim gabungan bersama masyarakat dan relawan dari Kalbar telah dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Meski demikian, hingga Jumat pagi api masih belum sepenuhnya padam.

“Di Bukit Peramas, dan Gunung Palung terjadi kebakaran, tapi alhamdulillah sudah ditangani oleh tim gabungan, pasukan darat, bersama masyarakat, relawan dari kita juga sudah datang ke sana. Sampai tadi pagi saya monitor belum padam. Masih berusaha dipadamkan,” ujarnya.

Norsan menyebut kondisi medan menjadi salah satu kendala dalam pemadaman karhutla di kawasan tersebut. Lokasi kebakaran memiliki kontur berbukit dan minim sumber air.

“Karena kondisinya agak berat, berbukit, dan sumber air di situ tidak ada,” katanya.

Untuk mendukung pemadaman, Norsan kemudian memerintahkan pengerahan water bombing ke Kayong Utara.

“Tadi malam saya sudah perintahkan pasukan udara untuk mengirim water bombing satu ke sana,” tuturnya.

Sementara itu, penanganan karhutla di Ketapang juga masih berlangsung. Pemadaman dilakukan dengan mengerahkan tim gabungan di lapangan.

Meski masih terdapat titik kebakaran, Norsan menyebut kondisi karhutla Kalbar secara umum menunjukkan perkembangan positif. Penanganan terus dilakukan melalui kekuatan darat dan dukungan udara dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, serta relawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *