Kalbar Siapkan Rp60 Miliar untuk Tangani Karhutla
KATAKALBAR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan dukungan anggaran mencapai sekitar Rp60 miliar.
Anggaran tersebut berasal dari Rp20 miliar yang disiapkan pemerintah daerah dan tambahan bantuan pemerintah pusat sebesar Rp40 miliar. Dukungan ini diarahkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan penanganan karhutla di lapangan.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan, anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk kegiatan pemadaman, tetapi juga mendukung kebutuhan operasional dan fasilitas yang diperlukan petugas.
“Pokoknya untuk penanganan karhutla, baik itu untuk operasional, biaya sarana dan prasarana, dan juga untuk keperluan yang melakukan pemadaman,” kata Norsan.
Menurut Norsan, dukungan anggaran menjadi bagian penting dalam memastikan petugas memiliki kebutuhan yang cukup selama menjalankan operasi penanganan karhutla.
Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan kebakaran di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Setiap kebutuhan di lapangan akan dilaporkan kepada pemerintah pusat agar dukungan dapat disesuaikan dengan kondisi yang terjadi.
Penguatan anggaran tersebut masuk dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 yang telah mendapat persetujuan DPRD Provinsi Kalimantan Barat.
Dalam persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD 2026, Kalbar mendapat tambahan dukungan dari pemerintah pusat berupa bantuan Presiden sebesar Rp40 miliar. Dana tersebut disalurkan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT).
Anggaran tambahan itu dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan penanganan darurat, termasuk operasi pemadaman, logistik petugas, penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak, serta pelayanan kesehatan akibat kabut asap.
Dengan tambahan anggaran tersebut, Pemprov Kalbar berharap penanganan karhutla dapat berjalan lebih maksimal. Selain mempercepat pemadaman, dukungan ini juga diharapkan mampu mengurangi dampak kebakaran dan kabut asap terhadap masyarakat.
