Oktober 30, 2026

Manggung Di Muara Hadir di Kuching Empat Musisi, 3 Negara Siap Guncang Waterfront

0
Screenshot

KATAKALBAR — Kota Kuching bakal menjadi saksi perhelatan musik lintas negara melalui Manggung Di Muara, yang akan digelar pada 14 November 2026 di Kuching Waterfront Esplanade, Sarawak.

Acara yang dianjurkan oleh Wazai Creative Solution ini menghadirkan empat musisi dari Malaysia, Indonesia dan Borneo, yakni Nadhif Basalamah, Ari Lesmana, Aisha Retno dan Aziz Harun.

Mengusung konsep pertunjukan musik di tepi Sungai Sarawak, Manggung Di Muara menawarkan pengalaman berbeda dengan memadukan musik, emosi dan suasana malam Kota Kuching.

Konsep tersebut terinspirasi dari makna “Manggung Di Muara”, yakni sebuah pertunjukan musik yang berlangsung di kawasan muara sungai dengan latar ikonik Kuching Waterfront.

Satu Malam, Empat Musisi

Nadhif Basalamah, penyanyi dan penulis lagu asal Indonesia, akan hadir membawakan sejumlah karya yang dekat dengan pendengarnya, termasuk lagu populernya, “Penjaga Hati”.

Sementara itu, Ari Lesmana, vokalis Fourtwnty, akan membawa nuansa alternatif-pop dengan karakter penampilan yang kuat dan sarat momen singalong melalui karya-karya yang telah dikenal luas di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Dari Malaysia, Aisha Retno turut mengisi panggung dengan perpaduan musik pop, R&B dan soul. Sementara Aziz Harun, salah satu musisi pop muda asal Borneo, akan melengkapi jajaran penampil dalam acara tersebut.

Kehadiran keempat musisi dengan karakter berbeda ini diharapkan menghadirkan sebuah pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pengalaman musik yang dekat dan emosional bagi penonton.

Kuching Waterfront Jadi Bagian dari Pengalaman

Pemilihan Kuching Waterfront Esplanade sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Kawasan yang berada di pusat Kota Kuching dan menghadap Sungai Sarawak tersebut merupakan salah satu ikon kota yang lekat dengan aktivitas masyarakat, pariwisata dan kehidupan malam Kuching.

Dalam konsep Manggung Di Muara, waterfront tidak hanya menjadi lokasi konser, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman penonton.

Penonton nantinya dapat menikmati penampilan para musisi sembari merasakan suasana tepi sungai dan panorama Kota Kuching pada malam hari.

Targetkan Lebih dari 4.000 Penonton

Manggung Di Muara menargetkan kehadiran lebih dari 4.000 penonton dari berbagai wilayah, mulai dari Sarawak, Sabah, Semenanjung Malaysia, Brunei hingga Kalimantan Barat.

Kehadiran wisatawan dari luar Kuching juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal, seperti perhotelan, kuliner, transportasi serta pelaku usaha di sekitar pusat kota.

Lebih dari sekadar pertunjukan musik, Manggung Di Muara membawa visi untuk memperkuat Kuching sebagai destinasi yang memiliki daya tarik melalui musik, budaya dan pengalaman kota.

Tiket Mulai RM190

Tiket Manggung Di Muara telah tersedia dalam beberapa kategori dengan harga mulai dari RM190.

Selain tiket reguler, penyelenggara juga menyediakan paket Fan Bundle yang dilengkapi merchandise eksklusif acara.

Seluruh kategori tiket merupakan tiket berdiri. Penjualan tiket dikelola melalui Saratic, platform tiket daring milik dan dikelola Wazai Creative Solution.

Dengan perpaduan empat musisi dari lintas negara dan panggung di tepi Sungai Sarawak, Manggung Di Muara diproyeksikan menjadi salah satu agenda musik yang menarik perhatian pencinta musik di kawasan Borneo dan Asia Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *