Pemuda Katolik Kalbar Perkuat Kapasitas Kader Lewat KKM dan Sekolah Politik
KATAKALBAR – Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Kalimantan Barat menggelar Kursus Kepemimpinan Menengah (KKM) yang dirangkaikan dengan Sekolah Politik pada Jumat, 17 April 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas generasi muda, khususnya di bidang kepemimpinan dan demokrasi.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan semangat kebersamaan serta menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi utama dalam membentuk kader muda yang berintegritas dan berkarakter.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Bawaslu dan Kesbangpol yang berperan sebagai narasumber. Kehadiran lembaga tersebut diharapkan mampu memberikan pemahaman mendalam terkait dinamika politik, kepemimpinan, serta proses demokrasi kepada peserta.
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung inisiatif yang berfokus pada peningkatan kualitas generasi muda, khususnya dalam bidang politik dan demokrasi.
Menurutnya, kegiatan yang berlangsung hingga 19 April 2026 ini menghadirkan pemateri berkualitas yang diharapkan mampu mentransfer ilmu dan pengalaman kepada para peserta secara optimal.
Dalam pidatonya, Krisantus juga menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga keberagaman dan memperkuat toleransi di tengah masyarakat Kalimantan Barat yang multikultural.
Ia berharap para kader Pemuda Katolik mampu menjadi pelindung, pengayom, serta agen perubahan yang siap berkontribusi di berbagai sektor, baik di pemerintahan, swasta, maupun dalam kehidupan sosial keagamaan.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa organisasi Pemuda Katolik telah terdaftar secara resmi di Kesbangpol dan mampu menjalankan setiap kegiatan dengan tertib serta sesuai dengan agenda yang telah direncanakan.
Panitia pelaksana menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis organisasi dalam menyiapkan kader muda yang siap terlibat dalam proses demokrasi ke depan.
Selain pelatihan kepemimpinan, rangkaian kegiatan juga mencakup agenda wajib seperti pendidikan dan pelatihan (diklat), pemilihan komisariat cabang (Komcab), serta program penguatan organisasi lainnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir kader-kader unggul yang memiliki integritas, visi yang kuat, serta mampu berperan aktif dalam pesta demokrasi dengan menjunjung tinggi etika politik dan meminimalisir potensi konflik.
Saat ini, Pemuda Katolik Kalimantan Barat memiliki sekitar 1.000 anggota aktif yang tersebar di berbagai wilayah. Selain fokus pada pendidikan politik, organisasi ini juga aktif dalam kegiatan sosial dan menjalin kerja sama berkelanjutan, termasuk melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Bawaslu.
Salah satu peserta yang turut hadir, Angela Febrianti, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini.
Sebagai anggota DPRD Kabupaten Landak, ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam kegiatan positif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, anak muda saat ini memiliki peran strategis dalam menyuarakan aspirasi serta menjadi agen perubahan yang mampu membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
