Oktober 30, 2026

Tak Ada di Ekskul, Siswa Kalbar Bisa Bentuk Klub untuk Kembangkan Minat dan Bakat

0
WhatsApp Image 2026-03-03 at 02.03.46

KATAKALBAR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat mendorong peserta didik baru untuk aktif mengembangkan minat dan bakat selama berada di lingkungan sekolah.

Jika potensi atau ketertarikan siswa belum terakomodasi melalui kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia, mereka dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk membentuk klub baru.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan sekolah harus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki.

“Sekolah harus bisa mengenalkan kepada peserta didik apa saja potensi yang dapat mereka kembangkan. Kalau belum terakomodasi dalam kegiatan ekstrakurikuler, mereka bisa berdiskusi dengan teman-temannya untuk membentuk klub yang nantinya dapat berkembang menjadi ekstrakurikuler,” katanya.

Menurut Faisal, masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dapat menjadi momentum awal bagi siswa untuk mengenal berbagai potensi yang dapat dikembangkan selama bersekolah.

Karena itu, MPLS tahun ajaran 2026/2027 diarahkan tidak hanya untuk memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk karakter dan membuka ruang bagi pengembangan minat serta bakat peserta didik.

“Kami sudah menegaskan kembali melalui surat kepada seluruh sekolah bahwa pelaksanaan MPLS harus mengikuti ketentuan yang ada. MPLS harus berjalan secara ramah dan kami arahkan untuk lebih membentuk karakter peserta didik,” ujar Faisal usai melakukan monitoring MPLS di SMA Negeri 4 Pontianak, Senin, 20 Juli 2026.

Disdikbud Kalbar memastikan pelaksanaan MPLS di SMA, SMK, dan SLB berlangsung secara ramah, edukatif, inklusif, dan bebas dari praktik perpeloncoan.

Faisal berharap lingkungan sekolah dapat menjadi ruang bagi siswa untuk tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan, minat, bakat, dan karakter.

Dengan adanya ruang pengembangan tersebut, peserta didik diharapkan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus menemukan kegiatan positif yang sesuai dengan potensi masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *