Bandara Supadio Buka Wawasan Dunia Penerbangan untuk Ratusan Pelajar, Tanamkan Keselamatan Sejak Dini
KATAKALBAR – Ratusan siswa dari SDN 39 dan MIS Miftahul Ulum Desa Limbung mendapatkan pengalaman berbeda dengan belajar langsung di lingkungan Bandara Internasional Supadio Pontianak. Kegiatan yang dikemas dalam Program InJourney Community Care ini menjadi sarana mengenalkan dunia penerbangan sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya keselamatan sejak usia dini.
Program yang digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 tersebut dihadiri General Manager Bandara Internasional Supadio Maya Damayanti, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya, kepala sekolah, guru pendamping, serta para peserta didik.
Melalui kegiatan ini, para siswa diajak mengenal berbagai profesi yang berperan di balik operasional bandara. Mereka juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan penerapan standar keselamatan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari industri penerbangan.
General Manager Bandara Internasional Supadio Maya Damayanti mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan mampu membuka wawasan anak-anak mengenai luasnya peluang profesi di sektor kebandarudaraan sekaligus memotivasi mereka untuk terus belajar dan berani memiliki cita-cita besar.
“Selama ini mungkin anak-anak hanya melihat pesawat lepas landas dan mendarat dari kejauhan. Padahal, di balik setiap penerbangan terdapat banyak insan bandara yang bekerja dengan penuh tanggung jawab agar seluruh proses berlangsung aman, nyaman, dan lancar. Kami berharap pengalaman ini dapat memotivasi mereka untuk terus belajar dan berani menggapai impian,” ujarnya.
Selain memberikan edukasi, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Supadio juga menyerahkan bantuan berupa tas sekolah dan perlengkapan alat tulis kepada seluruh peserta. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan.
Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya bersama para guru pendamping menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut mereka, pembelajaran secara langsung di lingkungan bandara memberikan pengalaman yang tidak diperoleh siswa di ruang kelas serta memperkaya wawasan mengenai dunia kerja dan keselamatan penerbangan.
Melalui Program InJourney Community Care, Bandara Internasional Supadio berharap dapat terus menghadirkan kegiatan edukatif yang mendekatkan dunia penerbangan kepada masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki pengetahuan, semangat belajar, dan cita-cita tinggi untuk berkontribusi di masa depan.
