April 23, 2026

Bimtek Inventarisasi Kehati Tahura Pandan Puloh Perkuat Upaya Konservasi di Kalbar

0
WhatsApp Image 2026-04-23 at 10.35.30

KATAKALBAR – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kalimantan Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Inventarisasi dan Verifikasi Keanekaragaman Hayati (Kehati) Taman Hutan Raya (Tahura) Pandan Puloh Tahun 2026 sebagai langkah memperkuat basis data konservasi dan pengelolaan kawasan hutan di Kalbar.

Kegiatan yang dibuka pada Rabu (22/4) di Hotel Mercure Pontianak ini dibuka langsung oleh Kepala DLHK Provinsi Kalimantan Barat, Adi Yani. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati di Tahura Pandan Puloh yang menjadi satu-satunya taman hutan raya di Kalbar.

Tahura Pandan Puloh sendiri ditetapkan melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2019 dengan luas sekitar 3.923 hektare. Kawasan ini membentang di dua kabupaten, yakni Bengkayang dan Landak. Setelah dilakukan perhitungan ulang secara digital menggunakan sistem koordinat Cylindrical, luas kawasan kini tercatat 3.890,82 hektare.

Adi Yani menjelaskan, kawasan konservasi seperti Tahura memiliki fungsi strategis, tidak hanya sebagai pelindung sistem penyangga kehidupan, tetapi juga sebagai ruang koleksi flora dan fauna, penelitian, pendidikan, hingga pemanfaatan sumber daya alam secara terbatas dan berkelanjutan.

Ia juga menyoroti tantangan pengelolaan kawasan hutan yang semakin kompleks dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari perubahan tata guna lahan di sekitar kawasan, fragmentasi habitat, hingga meningkatnya aktivitas manusia.

“Tekanan tersebut berpotensi mempengaruhi kondisi ekosistem dan komposisi keanekaragaman hayati di luar kawasan konservasi, sebagaimana data bahwa 70% kehati berada di luar kawasan konservasi. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang memadai mengenai kondisi aktual kehati sebagai dasar pengelolaan kawasan,” ujarnya.

Bimtek ini terselenggara dengan dukungan pendanaan dari Program Result Based Payment (RBP) REDD+ GCF Output 2 melalui program “Penguatan dan Perluasan Dukungan Untuk Pelaksanaan Aksi Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim di Provinsi Kalimantan Barat”.

Peserta kegiatan berasal dari Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPT KPH) se-Kalimantan Barat, staf DLHK Provinsi Kalimantan Barat, serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat.

Dalam rangkaian pembukaan kegiatan, dilakukan pula penyerahan Surat Keputusan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan RI tentang Blok Pengelolaan Tahura Pandan Puloh.

Surat keputusan tersebut diserahkan oleh Kepala BPHL Wilayah X Pontianak, Roni Saefullah Burhan, selaku Koordinator Wilayah UPT Kementerian Kehutanan di Kalimantan Barat, kepada Kepala DLHK Provinsi Kalimantan Barat, Adi Yani.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan, Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem DLHK Kalbar, Hairil Anwar, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam melakukan inventarisasi keanekaragaman hayati.

Selain fokus pada Tahura Pandan Puloh, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk melaksanakan inventarisasi secara mandiri di wilayah kerja masing-masing.

“Peserta tidak hanya berasal dari KPH yang terkait langsung dengan pengelolaan Tahura Pandan Puloh, tetapi juga dari KPH lain di Kalimantan Barat,” jelasnya.

Bimtek berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 April 2026. Materi kelas dilaksanakan di Hotel Mercure Pontianak, sedangkan praktik lapangan direncanakan di Arboretum Sylva Universitas Tanjungpura. Narasumber berasal dari Direktorat Perencanaan Konservasi Kementerian Kehutanan RI dan BKSDA Kalimantan Barat.

Menutup sambutannya, Adi Yani berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan teknis para peserta sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman dalam pengelolaan kawasan konservasi.

“Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam pengelolaan kawasan”, tutup Adi Yani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *