Polemik LCC Nasional, Disdikbud Kalbar Minta Semangat Siswa Tetap Dijaga
KATAKALBAR – Polemik dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI yang melibatkan tim SMAN 1 Pontianak mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara bijak tanpa memengaruhi semangat peserta didik.
Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadrie mengatakan polemik muncul setelah terjadi perbedaan penilaian terhadap jawaban yang diberikan tim SMAN 1 Pontianak saat perlombaan berlangsung.
Menurutnya, persoalan tersebut sempat menjadi perhatian publik karena jawaban yang diyakini benar oleh peserta dinilai berbeda oleh dewan juri.
Faisal menilai penyelenggara dan dewan juri perlu mempertimbangkan objektivitas penilaian sekaligus dampak psikologis terhadap peserta didik dalam setiap kompetisi pendidikan.
Ia menegaskan bahwa langkah yang diambil Disdikbud Kalbar bukan untuk memperpanjang polemik, melainkan menjaga semangat siswa agar tetap percaya diri dan termotivasi untuk terus berprestasi.
“Anak-anak sudah menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana semangat dan rasa percaya diri mereka tetap terjaga,” ujarnya.
Selain itu, Disdikbud Kalbar juga berharap ajang kompetisi pendidikan dapat menjadi ruang pembelajaran yang sehat, sportif, dan mampu mendorong siswa terus berkembang.
“Ini sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan anak-anak kita yang telah tampil maksimal membawa nama Kalimantan Barat,” tutup Faisal.
