Mei 20, 2026

Kanwil Ditjenpas Kalbar Mulai Program Bedah Rumah, Sasar Warga di Desa Binaan

0
WhatsApp Image 2026-05-20 at 18.42.37

KATAKALBAR – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Barat mulai menjalankan program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu di desa binaan pemasyarakatan.

Program tersebut menjadi yang pertama kali dilakukan jajaran Ditjenpas di Kalimantan Barat sebagai bentuk pendekatan sosial kepada masyarakat melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemasyarakatan.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalbar, Jayanta mengatakan program bedah rumah itu merupakan tindak lanjut arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan usai kegiatan pemasyarakatan April lalu.

“Dari Dirjenpas melakukan program bedah rumah ini pertama kali dilakukan. Kemarin kami selesai acara kegiatan pemasyarakatan bulan April. Kami diteruskan oleh Bapak Menteri Imipas begitu juga dengan Pak Dirjen bahwa kami melakukan pendekatan kepada masyarakat menyangkut kami mempunyai desa binaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan setiap UPT pemasyarakatan nantinya akan memiliki desa binaan masing-masing sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, program bedah rumah mulai dijalankan oleh sejumlah UPT di Kalbar, di antaranya Lapas Pontianak, Rutan Pontianak, LPKA, hingga LPP.

“Tentunya ini awal Lapas Pontianak dan Rutan Pontianak, begitu juga Lapas LPKA dan LPP melakukan bedah rumah,” katanya.

Jayanta menuturkan sasaran program dipilih berdasarkan hasil koordinasi dengan lurah maupun ketua RT setempat untuk memastikan bantuan tepat diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

“Salah satu desa yang kondisinya kita koordinasi dengan lurah atau kepala RT untuk melakukan bedah rumah masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Ke depan, Kanwil Ditjenpas Kalbar berencana memperluas program tersebut ke seluruh UPT pemasyarakatan di wilayah Kalbar dengan menggandeng berbagai pihak.

“Tentunya ke depannya kami akan memprogramkan itu, seluruh UPT akan mempunyai desa binaan, melakukan bedah rumah. Tentunya ini kami kerja sama, tidak kami saja,” ungkapnya.

Ia menambahkan pihaknya juga akan membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) guna mendukung keberlanjutan program sosial tersebut.

“Kerja sama dengan pemerintah daerah, begitu juga kami akan melakukan kerja sama dengan Baznas kota Kalimantan Barat,” katanya.

Jayanta berharap program bedah rumah mampu membantu masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni sekaligus memperkuat kehadiran pemasyarakatan di tengah masyarakat.

“Saya rasa ini tepat sasaran. Tentunya masih banyak masyarakat yang membutuhkan di Kalimantan Barat, tentunya rumah tempat tinggal yang tidak memadai, tentunya kita hadir di situ untuk memberikan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *